Kamis, 25 Juni 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Qualcomm akuisisi Modular untuk perkuat software AI

Qualcomm akuisisi Modular untuk perkuat software AI
Qualcomm akuisisi Modular senilai sekitar US$3,92 miliar untuk memperkuat software AI, efisiensi inferensi, dan ekspansi pusat data. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA β€” Qualcomm akuisisi Modular pada Rabu untuk memperkuat kemampuan perangkat lunak kecerdasan buatan, terutama di pasar inferensi dan pusat data yang sedang dibangun besar-besaran.

Langkah ini mempertemukan produsen chip asal Amerika Serikat itu dengan Modular, startup infrastruktur AI yang dikenal lewat software lintas chip. Nilai transaksinya tidak dibuka, tetapi Reuters menghitung nilainya sekitar US$3,92 miliar, sementara Bloomberg lebih dulu melaporkan pembicaraan berada di level hampir US$4 miliar.

Deal ini rencananya rampung pada paruh kedua 2026. Qualcomm bilang seluruh langkah itu diarahkan untuk membantu perusahaan menjalankan AI dengan lebih efisien, saat biaya pemakaian token melonjak dan tekanan ke anggaran korporasi makin terasa.

Qualcomm akuisisi Modular untuk mengejar pasar inferensi AI

Fokus Qualcomm bukan cuma menambah aset. Perusahaan itu sedang mengejar posisi lebih kuat di pasar inferensi, yakni tahap ketika model AI dipakai menjalankan tugas nyata, mulai dari menjawab pertanyaan sampai menganalisis data dalam skala besar.

Di titik ini, efisiensi jadi kata kunci. Banyak perusahaan bisa membangun model AI, tapi tak semua sanggup mengoperasikannya murah dan stabil. Soalnya, biaya tokenβ€”unit kecil yang dipakai model bahasa saat memproses perintahβ€”terus naik dan memangkas ruang gerak belanja teknologi.

Modular masuk ke celah itu. Startup ini membangun platform software yang memungkinkan developer menjalankan AI lintas beragam chip tanpa harus menulis ulang kode untuk tiap arsitektur. Pendekatannya membuat perusahaan tidak terlalu terkunci pada satu ekosistem perangkat keras.

β€œKami percaya masa depan ada pada platform horizontal yang ramah developer, bisa berjalan di berbagai lingkungan komputasi, dan memberi pelanggan pilihan nyata dalam cara dan tempat mereka menjalankan AI,” kata Cristiano Amon, CEO Qualcomm, dalam pernyataan resminya.

Persaingan dengan Nvidia ikut membayangi

Akuisisi ini juga punya makna strategis. Qualcomm tidak hanya berbicara soal software. Perusahaan ingin masuk lebih dalam ke pusat data, pasar yang kini jadi magnet belanja raksasa teknologi karena ledakan permintaan AI generatif.

Di sisi lain, Modular membawa Qualcomm berhadapan lebih dekat dengan tumpukan software Nvidia yang selama ini dominan di ekosistem AI. Wired menyebut platform Modular dan bahasa pemrogramannya dirancang supaya pengembang bisa menulis sekali lalu menjalankan kode di banyak chip. Itu ancaman kecil yang bisa berubah jadi besar bila adopsinya meluas.

Qualcomm sendiri selama ini lebih dikenal lewat chip ponsel. Pendapatan terbesarnya masih datang dari segmen mobile. Namun perusahaan mulai menekan pedal di luar itu, termasuk chip untuk data center dan perangkat AI lain yang pengirimannya ditargetkan mulai tahun ini menurut laporan CNA.

Masuknya Modular memberi Qualcomm jalan pintas yang lebih halus: bukan hanya menjual silikon, tapi juga lapisan perangkat lunak yang membuat chip itu lebih mudah dipakai. Pasar AI memang sedang bergerak ke arah itu. Perangkat keras yang kuat saja tidak cukup.

Nilai transaksi dan dampaknya bagi bisnis AI

Qualcomm tidak menyebut angka resmi transaksi. Meski begitu, dua laporan terpisah memberi gambaran yang cukup dekat. Bloomberg menyebut negosiasi berada di sekitar US$4 miliar, sedangkan hitungan Reuters menempatkannya di US$3,92 miliar berdasarkan harga penutupan saham Qualcomm terakhir.

Strukturnya juga penting. Wired melaporkan Qualcomm akan mengeluarkan hingga 19,2 juta saham biasa untuk pemegang ekuitas Modular. Artinya, akuisisi ini dibayar dengan saham, bukan uang tunai penuh. Bagi Qualcomm, skema ini menjaga kas tetap longgar di tengah belanja besar untuk ekspansi AI.

Bagi Modular, akuisisi ini menutup fase startup yang melesat cepat. Wired mencatat perusahaan itu baru menggalang US$250 juta dengan valuasi US$1,6 miliar sekitar sembilan bulan lalu. Kenaikan valuasinya mencerminkan betapa panasnya minat investor terhadap software infrastruktur AI.

Bagi perusahaan pengguna AI, dampaknya bisa terasa ke biaya operasional. Jika software Qualcomm-Modal membantu menjalankan inferensi lebih hemat, perusahaan dapat menekan tagihan komputasi, mempercepat deploy model, dan mengurangi ketergantungan pada infrastruktur yang sangat mahal.

Mengapa akuisisi Modular penting untuk pembaca bisnis dan teknologi

Kesepakatan ini menunjukkan arah baru persaingan AI: bukan cuma siapa yang punya chip paling kencang, tapi siapa yang bisa membuat AI paling murah untuk dipakai. Itu relevan buat pelaku usaha, startup, dan tim teknologi yang sedang menghitung biaya implementasi AI.

Kalau biaya inferensi turun, adopsi AI bisa meluas ke lebih banyak sektor. Perusahaan ritel dapat memakai model untuk layanan pelanggan. Bank bisa menjalankan analisis dokumen lebih cepat. Pabrik bisa memproses data sensor tanpa membengkakkan tagihan komputasi.

Investor juga membaca transaksi ini sebagai sinyal bahwa Qualcomm tak mau berhenti di pasar ponsel. Data center, software stack, dan optimasi AI kini masuk ke daftar prioritas. Pasarnya besar, risikonya pun nyata. Persaingan dengan Nvidia dan pemain lain tidak akan mudah.

Qualcomm akan membahas arah bisnisnya lebih jauh dalam investor day pada Rabu. Di momen itu, pasar kemungkinan menunggu satu jawaban sederhana: sejauh apa perusahaan ini siap mengubah identitasnya dari pembuat chip mobile menjadi pemain infrastruktur AI yang lebih lengkap.

β€œKami ingin memberi pelanggan pilihan nyata dalam cara dan tempat mereka menjalankan AI,” kata Cristiano Amon. Kalimat itu terdengar seperti strategi. Tapi di pasar AI yang makin mahal, itu juga terdengar seperti taruhan bisnis.

Ringkasan singkat

Qualcomm akuisisi Modular untuk memperkuat software AI dan memperluas langkah ke pusat data. Transaksi diperkirakan bernilai sekitar US$3,92 miliar dan ditargetkan tuntas pada paruh kedua 2026. Fokus utamanya adalah inferensi AI yang lebih efisien, lebih fleksibel, dan lebih murah dipakai perusahaan.

FAQ singkat: Apa itu Modular? Startup infrastruktur AI yang membuat software lintas chip. Kenapa penting? Karena bisa menekan biaya menjalankan model AI. Siapa paling terdampak? Perusahaan yang sedang membangun layanan AI di skala besar.

(FI)

πŸ“²
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

πŸ’¬ Follow @journalartanews β†’
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda