JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Total gol Ronaldo di Piala Dunia mencapai dua angka berbeda tergantung Ronaldo mana yang dimaksud. Ronaldo Nazario Brasil mencetak 15 gol, sementara Cristiano Ronaldo Portugal mengumpulkan 10 gol dan angka itu masih bisa bertambah di Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung.
Dua nama satu julukan. Kebingungan soal siapa yang dimaksud sering muncul tiap kali Piala Dunia tiba. Data berikut dirangkum berdasarkan catatan FIFA, Sportradar, dan Wikipedia per 24 Juni 2026 dengan catatan bahwa Piala Dunia 2026 (11 Juni–19 Juli 2026) belum selesai.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Ronaldo Brasil: 15 Gol dari 4 Edisi
Ronaldo Luis Nazario de Lima atau “O Fenômeno” tampil di 19 pertandingan Piala Dunia dan mencetak 15 gol. Rasionya 0,79 gol per laga. Itu menempatkannya di peringkat dua top skor sepanjang masa, tepat di bawah Miroslav Klose (16 gol).
Rinciannya begini. Di Prancis 1998 ia mencetak 4 gol, termasuk dua gol ke gawang Chile. Lalu di Korea-Jepang 2002, ia meledak dengan 8 gol sekaligus merebut Golden Boot dan trofi juara. Dua gol ke gawang Jerman di final menjadi momen yang dikenang jutaan penggemar Brasil. Di Jerman 2006, ia menambah 3 gol sebelum Portugal mengakhiri petualangannya.
Dari sisi penghargaan, Ronaldo Brasil membawa pulang Golden Ball 1998, Silver Ball plus Golden Boot 2002, dan Bronze Boot 2006. Karir Piala Dunia yang nyaris sempurna.
| Edisi | Gol | Lawan Menonjol |
|---|---|---|
| Prancis 1998 | 4 | Maroko, Chile (2), Belanda |
| Korea-Jepang 2002 | 8 | Turki (2), China, Kosta Rika (2), Belgia, Turki, Jerman (2) |
| Jerman 2006 | 3 | Jepang (2), Ghana |
| Total | 15 | 19 pertandingan |
Cristiano Ronaldo: 10 Gol di 6 Edisi Berturut-turut
CR7 adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berturut-turut mulai 2006 sampai 2022. Dan di 2026, ia menambah satu edisi lagi.
Total 10 gol dari 24 pertandingan. Rasionya memang lebih rendah dari Ronaldo Brasil, tapi konteksnya berbeda: CR7 lebih sering turun sebagai pemain tim ketimbang mesin gol murni seperti “O Fenômeno” di era 2002.
Momen paling dramatis datang di Rusia 2018 yaitu hattrick ke gawang Spanyol, termasuk gol free kick menit ke-88 yang menyamakan skor 3-3. Gol itu viral di seluruh dunia dan memperkuat reputasinya sebagai pemain yang muncul di momen besar.
Di Qatar 2022, penaltinya ke gawang Ghana menjadikannya pemain pertama yang mencetak gol di lima Piala Dunia berbeda saat usianya 37 tahun sekaligus rekor pemain tertua yang mencetak gol di turnamen ini.
| Edisi | Gol | Keterangan |
|---|---|---|
| Jerman 2006 | 1 | vs Iran, usia 21 tahun |
| Afrika Selatan 2010 | 1 | vs Korea Utara |
| Brasil 2014 | 1 | vs Ghana |
| Rusia 2018 | 4 | Hattrick vs Spanyol + 1 vs Maroko |
| Qatar 2022 | 1 | vs Ghana, rekor 5 edisi beruntun |
| AS-Kanada-Meksiko 2026 | 2 | vs Uzbekistan (laga Portugal 5-0) |
| Total | 10 | 24 pertandingan, masih aktif |
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.