JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Hasil OSN-K SMP 2026 resmi diumumkan pada Jumat, 26 Juni 2026, melalui portal Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen. Lebih dari 716 ribu siswa SMP di seluruh Indonesia kini bisa mengecek apakah nama mereka masuk daftar peserta yang lolos ke OSN-P pada 9 Juli mendatang.
Pengumuman ini menentukan langkah berikutnya bagi ribuan pelajar yang sudah bersaing sejak seleksi OSN-K pada 11 Juni 2026. Bagi yang lolos, pintu menuju tingkat provinsi terbuka. Bagi yang belum, kesempatan masih ada pada ajang tahun depan.
Link resmi hasil OSN-K SMP 2026
Puspresnas hanya membuka jalur resmi untuk melihat hasil OSN-K SMP 2026. Peserta bisa mengakses portal pusatprestasinasional.kemendikdasmen.go.id, lalu masuk ke menu Kabar Prestasi atau Pengumuman. Di sana tersedia dokumen berjudul SK Pemenang/Peserta Lolos OSN-K Jenjang SMP Tahun 2026 dalam format PDF.
Setelah file terbuka, peserta dapat menekan Ctrl+F untuk mencari nama lengkap, NISN 10 digit, atau nama sekolah. Jika nama muncul di dokumen, berarti siswa tersebut lolos ke OSN-P. Jika tidak ada, maka peserta belum masuk daftar yang diumumkan nasional kali ini.
Jalur kedua lewat sekolah. Operator sekolah bisa membantu pengecekan melalui portal anbk.kemdikbud.go.id/osnk/. Opsi ini berguna ketika file PDF terlalu besar atau sulit diunduh secara mandiri.
Pengumuman nasional ini hanya memuat peserta yang lolos ke tingkat provinsi. Untuk mengetahui peringkat atau nilai pada tahap kabupaten/kota, siswa perlu menghubungi sekolah atau Dinas Pendidikan setempat. Jalur resmi itu penting, karena data hasil seleksi kerap dipakai sekolah untuk memantau pembinaan siswa yang berpotensi lanjut ke tahap berikutnya.
Jadwal OSN-P SMP 2026 setelah hasil OSN-K SMP 2026
Peserta yang namanya tercantum di daftar tidak punya banyak waktu. Jeda antara pengumuman hari ini dan OSN-P hanya sekitar dua pekan.
Berikut rangkaian jadwal yang sudah disiapkan Puspresnas:
| Tahap | Tanggal | Keterangan |
|---|---|---|
| Uji coba OSN-P | 30 Juni–1 Juli 2026 | Technical meeting dan simulasi |
| OSN-P SMP | 9 Juli 2026 | Seleksi tingkat provinsi |
| Pengumuman OSN-P | 20 Juli 2026 | Penentuan semifinal nasional |
| Semifinal nasional | 13 Agustus 2026 | Daring melalui Moodle |
| Final nasional | 25–31 Agustus 2026 | Luring, diselenggarakan Puspresnas |
Rangkaian itu menunjukkan bahwa seleksi OSN tahun ini berjalan cepat dan padat. Sekolah dan peserta harus bergerak tanpa banyak jeda. Mereka yang lolos dari kabupaten/kota langsung masuk fase latihan yang lebih berat, baik dari sisi materi maupun teknis pelaksanaan.
Persiapan teknis dan beban soal di OSN-P
OSN-P dikenal jauh lebih menantang dibanding OSN-K. Soal-soalnya menuntut penalaran tingkat tinggi atau HOTS. Artinya, hafalan saja tidak cukup. Peserta perlu berlatih menganalisis, menghubungkan konsep, lalu menyelesaikan masalah dalam waktu terbatas.
Dari sisi teknis, peserta wajib menyiapkan dua perangkat. Satu laptop untuk mengerjakan soal, satu ponsel sebagai kamera pengawas dua arah. Posisi kamera biasanya diatur sekitar 1,5 meter dari sisi belakang agar wajah, meja, dan layar laptop terlihat jelas oleh pengawas daring.
Ada satu detail yang sering terlewat. Peserta perlu bergabung 45 menit sebelum ujian dimulai untuk absensi online. Jika terlambat masuk, risiko diskualifikasi terbuka tanpa toleransi. Aturan ini membuat siswa dan sekolah tak bisa lagi menganggap persiapan teknis sebagai urusan kecil.
Puspresnas belum merilis keterangan resmi soal total kuota peserta yang lolos ke OSN-P tahun ini. Namun angka final biasanya tercantum dalam SK yang sama dan bisa dikonfirmasi lewat kanal resmi Kemendikdasmen. Karena itu, peserta disarankan hanya mengacu pada situs resmi, bukan tangkapan layar atau informasi yang beredar di grup percakapan.
Pengumuman hasil OSN-K SMP 2026 juga jadi pengingat bahwa kompetisi sains pelajar semakin ketat. Sekolah yang serius membina siswa sejak tahap kabupaten/kota biasanya punya peluang lebih baik saat masuk level provinsi. Waktu dua pekan ke depan akan jadi masa krusial bagi peserta yang lolos. Latihan, simulasi, dan kesiapan perangkat akan menentukan banyak hal.
“Kami mendorong siswa dan sekolah memeriksa pengumuman hanya melalui kanal resmi agar tidak ada kekeliruan data,” kata pejabat Puspresnas Kemendikdasmen dalam keterangan yang dirujuk dari portal pengumuman resmi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.