Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Pemerintah Resmikan Mini LNG Plant Di Jawa Timur Dukung Optimalisasi Sumber Energi Domestik

Pemerintah Resmikan Mini LNG Plant di Jawa Timur, Dukung Optimalisa…
Foto: Sumber berita

TUBAN — Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas resmi dioperasikan di Tuban, Jawa Timur, Kamis (25/6), saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia meresmikan fasilitas itu untuk mendorong pemanfaatan gas bumi dalam negeri dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Peresmian ini datang pada saat pemerintah mencari cara menjaga pasokan energi tetap aman di tengah kondisi geopolitik yang belum stabil. Pemerintah menaruh harapan besar pada proyek berbasis gas bumi seperti ini karena bisa menambah nilai ekonomi, menjaga suplai industri, dan membantu menekan ketergantungan impor bahan bakar tertentu.

Mini LNG Plant jadi simpul pasokan energi baru

Dalam sambutannya, Bahlil menyebut fasilitas tersebut sebagai karya nyata perusahaan yang berorientasi pada kebutuhan dalam negeri. Ia menekankan bahwa Mini LNG Plant ini tidak hanya menghasilkan LNG, tetapi juga LPG, kondensat, CNG, dan ke depan rencananya CO2 liquid.

“Saya melihat ini adalah sebuah karya nyata dari sebuah perusahaan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kita. Apalagi ini kan menghasilkan ada LNG, ada LPG, ada kondensat, dan ada CNG juga. Nah ini adalah merupakan bentuk daripada bauran energi dalam mengurangi impor LPG kita,” ujar Bahlil di Tuban.

Fasilitas pengolahan gas milik PT Sumber Aneka Gas itu menerima suplai gas dari Lapangan Sumber milik PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java. Pasokan tersebut disiapkan berlangsung hingga 2035, dengan volume 15 MMSCF per hari. Angka itu menjadi penopang utama operasi mini plant tersebut.

Untuk kapasitas produksinya, Mini LNG Plant ini dirancang menghasilkan LNG setara 55.300 ton per tahun. Tangki penyimpanannya mencapai 1.600. Produksi lain yang ikut dikejar adalah LPG sebanyak 9.800 ton per tahun, gas kondensat 19.600 barrel per tahun, dan CO2 liquid 21.000 ton per tahun. Data itu memperlihatkan bahwa fasilitas ini tidak berdiri hanya untuk satu produk, melainkan untuk beberapa kebutuhan energi sekaligus.

Pasokan untuk industri sampai pembangkit listrik

Seluruh komoditas dari Mini LNG Plant ini akan diserap sektor industri, retail, dan pembangkit listrik di Jawa, Bali, hingga Sulawesi. Rantai pasoknya dirancang memakai transportasi darat, sehingga distribusi energi tidak sepenuhnya bergantung pada pola pasok yang biasa dipakai untuk skala besar berbasis laut.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda