Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
INVESTASI

5 Aplikasi Investasi 10 Ribu Legal OJK 2026: Modal Receh, Aset Aman di KSEI

5 Aplikasi Investasi 10 Ribu Legal OJK 2026
Investasi modal Rp10.000 bukan lagi sekadar slogan. Foto: JournalArta

Pajak dan Keamanan Aset

Soal pajak, saham dikenakan 0,1% bersifat final saat transaksi jual. Reksadana bukan objek pajak dan hasil yang diterima sudah bersih. P2P lending berbeda: bunganya dikenai PPh sesuai ketentuan berlaku.

Yang perlu dipahami, aplikasi-aplikasi berlisensi OJK tidak menyimpan dana investor di dalam sistemnya. Saham dan unit reksadana dicatat di KSEI dan dititipkan di bank kustodian. Ini struktur perlindungan berlapis yang membedakan platform legal dari skema penipuan.

Tips Memulai dengan Modal Kecil

Mulai dari reksadana pasar uang. Paling likuid, bisa dicairkan dalam T+1 hari kerja, dan cocok juga sebagai dana darurat. Setelah terbiasa, baru eksplorasi produk lain.

Disiplin lebih penting dari nominal. Rp10.000 per hari yang rutin mengalahkan Rp1 juta yang ditransfer sekali lalu terlupakan. Jangan pernah berinvestasi dari uang utang, dengan modal Rp10.000 itu untuk belajar mekanisme pasar, bukan spekulasi besar.

Waspadai juga finfluencer. OJK telah menerbitkan POJK Nomor 6 Tahun 2026 yang mewajibkan para influencer keuangan menyampaikan informasi yang jelas, akurat, dan tidak menyesatkan. Kalau ada yang berteriak “cuan pasti”, laporkan ke Satgas PASTI OJK.

“Jangan tergiur imbal hasil pasti 10% per bulan. Semua investasi mengandung risiko, dan klaim tanpa risiko adalah tanda penipuan,” begitu pesan yang konsisten diulang OJK kepada masyarakat.

Modal Rp10.000 sudah cukup untuk mulai. Yang tidak boleh dikompromikan: legalitas OJK dan perlindungan KSEI.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda