HO CHI MINH — Universitas Ekonomi dan Keuangan Kota Ho Chi Minh (UEF) meluncurkan model investasi startup mahasiswa bernama UEF iVentures LaunchPad 2026 untuk menghubungkan ide kampus dengan mentor, investor, dan pasar sejak mahasiswa masih kuliah.
Program ini resmi diperkenalkan pada 28 Juni 2026 di Ho Chi Minh City. UEF menempatkannya sebagai jalur inkubasi yang tidak berhenti di ruang kelas, tetapi mendorong mahasiswa masuk ke ekosistem kewirausahaan yang nyata.
Bagi mahasiswa, langkah ini penting. Mereka tidak hanya diminta membuat presentasi bisnis. Mereka diuji lewat tantangan, bertemu pelaku industri, lalu membawa ide ke tahap yang lebih siap jual.
Fokus ke bidang yang punya ruang tumbuh
UEF menyebut model ini menyasar sektor yang sedang naik daun. Daftarnya panjang, tapi arahnya jelas: teknologi pendidikan, kecerdasan buatan dan analitik data, ekonomi hijau, logistik pintar, teknologi keuangan, keamanan siber, pemasaran digital, teknologi pemasaran, hingga e-commerce.
Dengan pilihan itu, kampus tampak membaca kebutuhan pasar. Dunia usaha sekarang tidak cukup mencari ide yang keren di atas kertas. Mereka mencari solusi yang bisa dipakai, diuji, lalu diubah menjadi produk.
Di titik ini, model investasi startup mahasiswa menjadi jembatan. Mahasiswa bisa melihat apakah ide mereka sekadar bagus untuk lomba atau benar-benar punya peluang hidup di pasar.
Dari tantangan 48 jam ke inkubasi 6 bulan
Setelah diluncurkan, mahasiswa pemilik proyek startup mengikuti program Pembelajaran Berbasis Tantangan selama 48 jam berturut-turut. Skemanya padat. Mereka belajar mengurai masalah, menyusun model bisnis, lalu menguji ide bersama tim lain.
Setelah itu, UEF membuka akses ke seminar tematik, lokakarya mendalam, dan mentoring langsung. Topik yang dibahas juga praktis: model bisnis, keuangan startup, jaringan, dan keterampilan komunikasi. Bukan teori yang jauh dari lapangan.
Proyek yang dinilai menjanjikan kemudian masuk ke program inkubasi selama tiga sampai enam bulan di Pusat Kewirausahaan dan Inovasi iVentures. Di tahap ini, tim terpilih mendapat ruang kerja di kampus, koneksi ke ahli, pelaku usaha, dan investor untuk memoles produk serta memperkuat model bisnis mereka.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.