JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan duel panas yang sarat akan aroma balas dendam saat perwakilan Eropa, Belgia, ditantang raksasa Afrika, Senegal. Pertandingan penentuan ini akan berlangsung di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, pada Kamis, 2 Juli 2026 pukul 03.00 WIB.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim nasional. Belgia mengusung misi wajib menang untuk membalas kekalahan memalukan mereka pada turnamen edisi sebelumnya, sementara Senegal bertekad menjaga reputasi besar sepak bola Afrika di panggung dunia.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
5 Fakta Belgia vs Senegal Piala Dunia 2026
1. Misi Balas Dendam Generasi Emas Belgia
Kekalahan telak 1-3 dari Senegal pada Piala Dunia Qatar 2022 menjadi titik balik runtuhnya generasi emas Belgia hingga mereka gagal melangkah dari fase grup. Menatap laga di tahun 2026 ini, skuad Belgia telah mengalami perombakan besar-besaran hingga mencapai 70 persen.
Hanya tersisa nama-nama senior seperti Kevin De Bruyne, Jan Vertonghen, dan Yannick Carrasco di dalam tim. Selebihnya, kekuatan utama Setan Merah kini bertumpu pada darah muda potensial seperti Jeremy Doku dan Lois Openda yang siap membongkar pertahanan lawan.
2. Duel Klasik Kapten 34 Tahun: De Bruyne vs Sadio Mane
Pertandingan ini juga menjadi panggung pembuktian bagi dua megabintang yang kini sama-sama telah menginjak usia 34 tahun. Kevin De Bruyne tetap menjadi motor serangan sekaligus kreator utama permainan Belgia dengan catatan impresif melampaui 100 caps bersama tim nasional.
Di kubu berseberangan, Sadio Mane memimpin rekan-rekannya dengan modal mentalitas juara Piala Afrika serta kecepatan yang masih sangat mematikan. Pengalaman dan ketenangan kedua kapten ini di atas lapangan hijau akan menjadi penentu hasil akhir laga saat memasuki menit-menit krusial.
3. Kutukan Babak Gugur untuk Wakil Afrika
Sejarah mencatat tim-tim asal Afrika kerap kesulitan saat memasuki fase gugur turnamen sepak bola terbesar di dunia ini. Sejak gelaran tahun 1990, tercatat hanya ada tiga tim konfederasi CAF yang mampu menembus babak 16 besar, yakni Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010.
Senegal sendiri memiliki memori indah pada tahun 2002 saat mereka mampu menumbangkan tim-tim raksasa Eropa sebelum akhirnya dihentikan Turki. Laga melawan Belgia kali ini menjadi momentum emas bagi skuad asuhan Aliou Cisse untuk mematahkan kutukan tersebut.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.