Sabtu, 4 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Pendaftarannya Baru Dibuka, Belajar AI Dibayar Rp 1,5 Miliar

Pendaftarannya Baru Dibuka, Belajar AI Dibayar Rp 1,5 Miliar
Foto: Brett Sayles/Pexels

Dengan menempatkan 1.000 peserta di 400+ organisasi, Anthropic berpotensi menyentuh jutaan penerima manfaat secara tidak langsung — dari layanan kesehatan komunitas, pendidikan anak kurang mampu, hingga advokasi lingkungan.

Jika seorang peserta Claude Corps berhasil mengotomasi pelaporan donasi sebuah NGO kecil, misalnya, staf lembaga itu bisa mengalihkan waktu mereka ke pekerjaan yang lebih berdampak.

Bagi Anthropic sendiri, program ini juga bukan murni filantropi. Semakin banyak orang yang terlatih menggunakan Claude di dunia nyata, semakin kuat posisi Anthropic melawan OpenAI dan Google DeepMind dalam perang pasar AI. Pelatihan massal adalah strategi distribusi sekaligus strategi branding.

Warga Indonesia Bisa Ikut?

Terus terang: kemungkinan besar tidak.

Program ini menempatkan peserta di organisasi nirlaba yang berlokasi di seluruh Amerika Serikat. Belum ada pernyataan dari Anthropic maupun CodePath soal ketersediaan program bagi pelamar dari luar AS. Jadi, bila kamu berdomisili di Indonesia dan tidak punya izin kerja di AS, pintu Claude Corps sepertinya belum terbuka.

Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa dipetik dari sini.

Model Claude Corps — merekrut anak muda tanpa latar teknis, beri mereka pelatihan AI intensif, tempatkan di organisasi yang membutuhkan — adalah blueprint yang bisa ditiru. Beberapa negara Asia Tenggara sudah mulai merancang program serupa, meski skalanya jauh lebih kecil dan tanpa gaji senilai Rp 1,5 miliar.

Alternatif Pelatihan AI untuk Warga Indonesia

Pemerintah Indonesia tidak tinggal diam soal transformasi digital berbasis AI. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggandeng Microsoft Indonesia untuk pelatihan dan penguatan kapasitas kepemimpinan digital bagi 145 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN). Ini salah satu program pelatihan AI terbesar yang pernah ada di sektor publik Indonesia.

Kepala BKN Zudan menegaskan bahwa transformasi birokrasi di era kecerdasan buatan bukan lagi pilihan. “ASN harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Zudan, sebagaimana dikutip dari laman resmi BKN.

Jalur lain tersedia lewat platform seperti Coursera, Google Career Certificates, dan IBM SkillsBuild — semua menyediakan kursus AI dan machine learning gratis atau bersubsidi untuk peserta dari negara berkembang. Google sendiri menargetkan melatih 10 juta orang di Asia Pasifik dalam keterampilan digital hingga 2026, dan Indonesia masuk dalam sasaran utama program itu.

Halaman:123Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda