Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Zelenskiy Bantah Rusia Kuasai Kostiantynivka di Donetsk

Zelenskiy Bantah Rusia Kuasai Kostiantynivka di Donetsk
Kostiantynivka belum jatuh ke Rusia, kata Zelenskiy. (Ilustrasi: AI)

KYIV — Kostiantynivka masih dikuasai Ukraina, kata Presiden Volodymyr Zelenskiy dan Staf Umum pada Sabtu, 4 Juli 2026, setelah Rusia mengklaim telah merebut kota strategis di timur itu. Bantahan ini datang di tengah pertempuran sengit di Donetsk, wilayah yang menjadi poros utama serangan Moskow.

Implikasinya besar. Kostiantynivka bukan kota biasa. Jika kota ini jatuh, Rusia akan mendapat pijakan baru untuk menekan garis pertahanan Ukraina ke arah utara dan mempersempit ruang manuver pasukan Kyiv di front timur.

Kostiantynivka masih jadi rebutan di Donetsk

Dalam pernyataannya di X, Zelenskiy menolak keras klaim militer Rusia. “Tentu saja itu tidak benar. Itu hanya kebohongan Rusia lainnya, upaya untuk menciptakan semacam cerita berita,” kata dia.

Presiden Ukraina itu bahkan menyindir Vladimir Putin. Ia mengatakan, jika Kostiantynivka benar-benar sudah berada di bawah kendali Rusia, Putin mungkin tak akan keberatan bertemu dirinya di sana untuk mencari jalan diplomatik guna mengakhiri perang.

Staf Umum Ukraina juga menyatakan kota itu tetap berada di bawah kendali pasukan Ukraina. “Unit dan subunit militer dari Korps Angkatan Darat ke-19 dari Kelompok Timur terus melakukan operasi pertahanan pada garis yang ditentukan di dalam kota dan di jalur-jalur menuju kota,” bunyi pernyataan militer Ukraina.

Pernyataan itu penting karena Rusia selama beberapa waktu mengklaim telah menguasai sebagian Kostiantynivka. Di lapangan, versi semacam itu sering dipakai Moskow untuk membangun narasi kemajuan, meski situasi tempur belum tentu berubah secara penuh.

Kenapa Kostiantynivka penting

Kostiantynivka terletak di bagian selatan dari empat permukiman kunci yang membentuk garis pertahanan sentral Ukraina di Donetsk. Kota ini masuk dalam apa yang oleh analis disebut “benteng” pertahanan Ukraina, rangkaian kota dan titik bertahan yang saling menopang untuk menahan laju Rusia.

Soalnya, Donetsk bukan hanya medan tempur. Wilayah ini juga punya nilai simbolik dan operasional. Rusia sudah lama berusaha mematahkan pertahanan Ukraina di kawasan industri berat itu, sementara Kyiv mencoba mempertahankan setiap simpul pertahanan yang masih tersisa.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda