- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.
- Riwayat kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK harus bersih, tanpa tunggakan.
Syarat Khusus TKI Purna:
- Berstatus TKI Purna, artinya pernah bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di luar negeri dan sudah kembali ke Indonesia.
- Mampu menunjukkan bukti status TKI purna, seperti paspor, Kartu TKI, atau surat keterangan purna dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) atau Kementerian P2MI. Surat rekomendasi dari institusi tersebut seringkali diminta.
- Memiliki rencana usaha yang jelas dan terarah. Bank akan melakukan survei kelayakan usaha untuk menilai potensi keberhasilan.
- Proses pengajuan dikoordinasikan oleh Kementerian P2MI, memastikan tepat sasaran.
Penting dicatat, ada jenis KUR Penempatan TKI yang plafonnya bisa mencapai Rp100 juta. Namun, itu khusus untuk biaya keberangkatan pekerja migran baru. Untuk TKI purna yang ingin modal usaha, plafon yang berlaku adalah Rp25 juta.
Dokumen yang Diperlukan dan Cara Pengajuan
Proses pengajuan KUR BNI TKI Purna 2026 memerlukan beberapa dokumen penting. Persiapkan ini agar pengajuan berjalan lancar.
Dokumen Wajib:
- Identitas Diri: KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan Surat Nikah (jika sudah menikah).
- Bukti TKI Purna: Paspor, Kartu TKI, atau surat keterangan purna dari BP3MI/P2MI.
- Dokumen Usaha: Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa. Untuk usaha baru, SKU bisa menjadi awal.
- Dokumen Pendukung Lain: Pas foto, formulir aplikasi pinjaman yang telah diisi, serta laporan keuangan sederhana atau mutasi rekening.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): Wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta. Meskipun plafon TKI Purna Rp25 juta, disarankan tetap memiliki NPWP sebagai kelengkapan administrasi.
Satu tips penting: kunjungi BP3MI atau Balai P2MI setempat terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi. Ini sering menjadi kunci persetujuan bank.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.