MEXICO CITY — Euforia kemenangan Timnas Inggris atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berubah menjadi duka bagi Jordan Henderson. Gelandang senior berusia 36 tahun itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera pergelangan tangan serius akibat insiden di pinggir lapangan Stadion Azteca, Senin (6/7) pagi WIB.
Kejadian tak terduga ini berlangsung sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan yang berkesudahan 3-2 bagi keunggulan The Three Lions.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Henderson, yang pada laga tersebut tidak masuk dalam daftar pemain inti, mencoba ikut merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya di lapangan. Namun, langkahnya terhenti saat ia berusaha melompati papan iklan yang mengelilingi lapangan.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan posisi jatuh yang kurang sempurna. Henderson mendarat dengan tangan yang menahan beban tubuhnya, membuatnya langsung mengerang kesakitan. Pemain Inggris lain yang menyadari kondisi tersebut segera memanggil tim medis. Setelah mendapatkan pertolongan pertama di lokasi, ia akhirnya harus ditandu keluar stadion untuk penanganan lebih lanjut.
Krisis Skuad Thomas Tuchel di Perempat Final
Manajer Inggris, Thomas Tuchel, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya pasca-laga. Dalam keterangannya kepada media, pria asal Jerman itu mengakui bahwa kondisi Henderson terlihat cukup parah. Cedera ini menjadi pukulan telak bagi tim yang tengah bersiap menghadapi Norwegia pada laga perempat final di Miami nanti.
“Ini situasi yang sangat tidak menyenangkan di tengah kebahagiaan kemenangan. Jordan saat ini sedang berada di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih intensif. Cederanya terlihat cukup serius,” ungkap Tuchel sebagaimana dilansir dari BBC Sport dan Athletic.
Kehilangan Henderson menambah daftar panjang masalah yang menumpuk di meja pelatih. Inggris sebelumnya sudah kehilangan Reece James sejak pertandingan pembuka karena masalah hamstring.
Kondisi lini pertahanan pun kian rentan dengan absennya bek muda Jarell Quansah yang dipastikan tidak bisa tampil di laga perempat final setelah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras saat meladeni Meksiko.
Dampak Absennya Pengalaman Senior
Meski menit bermain Henderson di Piala Dunia 2026 tergolong minim—hanya tampil selama enam menit saat melawan Panama di fase grup—kehadirannya tetap menjadi elemen krusial bagi keseimbangan ruang ganti tim. Perannya sebagai mentor bagi para pemain muda sering disebut-sebut sebagai kunci stabilitas mental skuad Inggris di bawah tekanan turnamen besar.
Situasi ini jelas memaksa Tuchel memutar otak lebih keras. Tanpa kehadiran Henderson dan Quansah, kedalaman skuad Inggris saat menghadapi Norwegia akan benar-benar diuji. Jika sebelumnya Tuchel memiliki kemewahan dalam rotasi pemain, kini setiap kehilangan pemain menjadi ancaman nyata bagi ambisi mereka untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia edisi kali ini.
Kemenangan atas Meksiko yang diraih lewat gol Jude Bellingham dan penalti Harry Kane memang patut dirayakan, namun insiden Henderson memberikan pengingat pahit bahwa sebuah turnamen sepak bola tidak hanya ditentukan oleh 90 menit di atas rumput hijau, tetapi juga oleh ketahanan fisik pemain dalam menghadapi segala kemungkinan di luar lapangan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.