JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pemerintah telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) atau yang sering disebut UMR 2026 untuk 38 provinsi di Indonesia. Kenaikannya rata-rata 6,5% dari tahun sebelumnya. DKI Jakarta tetap menjadi provinsi dengan upah minimum tertinggi, sementara Jawa Tengah menempati posisi terendah.
Penetapan ini penting bagi pekerja dan pengusaha di seluruh negeri, menjadi tolok ukur pendapatan minimal yang harus diterima karyawan. Keputusan ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.
Kenaikan UMR 2026 Berapa Persen?
Penghitungan kenaikan UMP 2026 merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan. Rumus yang digunakan adalah UMP 2026 = UMP 2025 + [(Inflasi Provinsi + Pertumbuhan Ekonomi Provinsi) x UMP 2025]. Angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi variabel kunci dalam menentukan besaran kenaikan di tiap daerah.
Secara nasional, rata-rata kenaikan UMP 2026 ditetapkan sebesar 6,5% dibandingkan UMP 2025. Persentase ini disepakati setelah mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro, termasuk inflasi dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di masing-masing provinsi. Penetapan ini diharapkan dapat menyeimbangkan kepentingan pekerja dan keberlangsungan usaha.
Daftar Lengkap Gaji UMR 2026 Seluruh Provinsi

Berikut adalah daftar lengkap UMP 2026 untuk 38 provinsi di Indonesia. Angka-angka ini adalah hasil penetapan terbaru yang diumumkan oleh masing-masing gubernur per Juli 2026.
| No | Provinsi | UMP 2026 | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| 1 | DKI Jakarta | Rp 5.396.000 | 6,5% |
| 2 | Papua | Rp 4.024.000 | 6,5% |
| 3 | Papua Barat | Rp 3.821.000 | 6,5% |
| 4 | Kepulauan Riau | Rp 3.756.000 | 6,5% |
| 5 | Sulawesi Utara | Rp 3.545.000 | 6,5% |
| 6 | Aceh | Rp 3.504.000 | 6,5% |
| 7 | Kalimantan Utara | Rp 3.503.000 | 6,5% |
| 8 | Bangka Belitung | Rp 3.498.000 | 6,5% |
| 9 | Sulawesi Selatan | Rp 3.483.000 | 6,5% |
| 10 | Kalimantan Timur | Rp 3.435.000 | 6,5% |
| 11 | Riau | Rp 3.395.000 | 6,5% |
| 12 | Kalimantan Tengah | Rp 3.376.000 | 6,5% |
| 13 | Kalimantan Barat | Rp 3.264.000 | 6,5% |
| 14 | Maluku Utara | Rp 3.204.000 | 6,5% |
| 15 | Maluku | Rp 3.109.000 | 6,5% |
| 16 | Sulawesi Tenggara | Rp 3.098.000 | 6,5% |
| 17 | Sumatera Selatan | Rp 3.090.000 | 6,5% |
| 18 | Sumatera Barat | Rp 3.049.000 | 6,5% |
| 19 | Kalimantan Selatan | Rp 3.036.000 | 6,5% |
| 20 | Jambi | Rp 3.033.000 | 6,5% |
| 21 | Lampung | Rp 3.012.000 | 6,5% |
| 22 | Gorontalo | Rp 2.978.000 | 6,5% |
| 23 | Sulawesi Barat | Rp 2.973.000 | 6,5% |
| 24 | Sulawesi Tengah | Rp 2.969.000 | 6,5% |
| 25 | Bengkulu | Rp 2.925.000 | 6,5% |
| 26 | Nusa Tenggara Barat | Rp 2.903.000 | 6,5% |
| 27 | Sumatera Utara | Rp 2.871.000 | 6,5% |
| 28 | Bali | Rp 2.813.000 | 6,5% |
| 29 | Nusa Tenggara Timur | Rp 2.768.000 | 6,5% |
| 30 | Banten | Rp 2.661.000 | 6,5% |
| 31 | Jawa Barat | Rp 2.191.000 | 6,5% |
| 32 | Jawa Timur | Rp 2.165.000 | 6,5% |
| 33 | DI Yogyakarta | Rp 2.125.000 | 6,5% |
| 34 | Jawa Tengah | Rp 2.036.000 | 6,5% |
| 35 | Papua Pegunungan | Rp 3.821.000 | 6,5% |
| 36 | Papua Selatan | Rp 3.821.000 | 6,5% |
| 37 | Papua Tengah | Rp 3.821.000 | 6,5% |
| 38 | Papua Barat Daya | Rp 3.821.000 | 6,5% |
5 Provinsi UMR Tertinggi 2026
Berikut adalah lima provinsi dengan UMP 2026 tertinggi di Indonesia:
DKI Jakarta, sebagai pusat ekonomi dan bisnis, konsisten menempati posisi teratas. Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia, seperti Papua dan Papua Barat, juga menunjukkan UMP yang signifikan. Ini mencerminkan biaya hidup yang lebih tinggi serta upaya pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi.
5 Provinsi UMR Terendah 2026
Sebaliknya, ada beberapa provinsi dengan UMP 2026 terendah di Indonesia:
Mayoritas provinsi dengan UMP terendah berada di Pulau Jawa. Ini seringkali dikaitkan dengan ketersediaan tenaga kerja yang melimpah dan struktur industri yang didominasi sektor padat karya. Namun, meski terendah, kenaikan 6,5% tetap diberlakukan untuk menjaga daya beli pekerja.
Apa Bedanya UMR, UMP, dan UMK?
Istilah UMR, UMP, dan UMK sering kali tumpang tindih dalam percakapan sehari-hari. Padahal, ketiganya memiliki definisi yang spesifik dalam regulasi ketenagakerjaan:
- UMP (Upah Minimum Provinsi): Ini adalah upah minimum yang berlaku secara menyeluruh di satu provinsi. Setiap karyawan di suatu provinsi harus menerima upah setidaknya sebesar UMP yang telah ditetapkan gubernur.
- UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten): Upah minimum ini berlaku spesifik untuk satu kota atau kabupaten. Besaran UMK biasanya lebih tinggi daripada UMP di provinsi yang sama, karena mempertimbangkan indeks harga konsumen dan kondisi ekonomi lokal yang lebih mikro. UMK ditetapkan oleh bupati atau walikota setelah direkomendasikan dewan pengupahan setempat.
- UMR (Upah Minimum Regional): Istilah ini adalah sebutan lama yang tidak lagi digunakan secara resmi sejak berlakunya Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 226 Tahun 2000. Saat ini, istilah UMR secara umum merujuk pada UMP atau UMK. Pekerja dan pengusaha kini lebih fokus pada UMP dan UMK sebagai standar upah minimal.
Pemahaman mengenai perbedaan ini krusial agar pekerja bisa mengetahui haknya dan perusahaan dapat memenuhi kewajiban sesuai peraturan yang berlaku. Penetapan UMP dan UMK setiap tahunnya menjadi agenda penting pemerintah untuk menjamin kesejahteraan pekerja.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.