Rabu, 8 Juli 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Mayat Pria Ditemukan di Simpang Surapati Bandung, Polisi Duga Penganiayaan

Ilustrasi garis polisi di lokasi kejadian
Ilustrasi garis polisi di lokasi kejadian. (Ilustrasi: AI)

BANDUNG — Penemuan jasad seorang pria menggegerkan warga di kawasan Simpang Jalan Surapati, Kota Bandung. Korban ditemukan tewas dengan luka serius di bagian kepala, dan polisi menduga kematiannya terkait dugaan penganiayaan.

Korban diketahui bernama Riki (40), warga Antapani, Kota Bandung. Ia ditemukan tergeletak di simpang Jalan Surapati–Sentot Alibasyah, tepatnya di depan Kantor Geologi, pada Selasa malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tewas dengan luka di bagian kepala. Luka tersebut diduga disebabkan oleh benturan benda tumpul. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa korban mengalami tindak kekerasan sebelum ditemukan.

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui sempat terlibat cekcok dengan seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Perselisihan itu diduga menjadi latar belakang peristiwa yang berujung pada kematian korban.

Petugas keamanan di sekitar lokasi kejadian, Yayan, mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi peristiwa. Ia baru menyadari adanya kejadian ketika lokasi mendadak dipenuhi petugas kepolisian.

“Sekitar jam 10 malam, kurang tahu kenapa-kenapanya. Pas karyawan pada keluar, di depan sudah ramai ada polisi sama mobil ambulans,” kata Yayan di lokasi, Rabu.

Polisi Selidiki Kronologi

Yayan menuturkan, sebelum jasad korban ditemukan, ia tidak mendengar adanya keramaian atau keributan di sekitar lokasi. Situasi disebut berlangsung seperti biasa hingga tiba-tiba petugas berdatangan.

“Enggak, enggak ada sama sekali. Tahu-tahu sudah ramai saja banyak yang ngumpul sama ada polisi dan ambulans,” tuturnya menggambarkan suasana saat kejadian terungkap.

Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara begitu menerima laporan. Jasad korban selanjutnya dievakuasi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.

Polisi hingga kini masih mendalami kronologi lengkap peristiwa, termasuk mengejar keberadaan pria yang diduga terlibat cekcok dengan korban. Keterangan sejumlah saksi turut dikumpulkan untuk melengkapi penyelidikan.

Dugaan penganiayaan menjadi fokus penyelidikan, meski penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Polisi diharapkan segera mengungkap motif serta pelaku di balik peristiwa tersebut.

Kasus ini menambah perhatian publik terhadap keamanan di ruang publik pada malam hari. Warga berharap aparat dapat segera menuntaskan penyelidikan dan memberikan kepastian hukum atas peristiwa yang merenggut nyawa tersebut.

Polisi Imbau Saksi Melapor

Kepolisian mengimbau warga yang mengetahui atau menyaksikan peristiwa di sekitar lokasi kejadian untuk memberikan keterangan guna membantu penyelidikan. Setiap informasi sekecil apa pun dinilai berharga untuk mengungkap kronologi lengkap serta mengidentifikasi pelaku.

Aparat juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi untuk melacak pergerakan korban maupun orang-orang yang berada di dekatnya menjelang kejadian.

Kasus penemuan jasad di ruang publik seperti ini kerap menimbulkan keresahan warga, terutama menyangkut keamanan pada malam hari.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara tersebut dan memastikan pelaku, jika terbukti melakukan tindak pidana, diproses sesuai hukum yang berlaku demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda