JAKARTA, JOURNALARTA.COM – American Heart Association (AHA) secara resmi memperkenalkan istilah baru pada tahun 2023: CKM Syndrome. Akronim dari Cardiovascular-Kidney-Metabolic Syndrome ini bukan merujuk pada penyakit baru, melainkan cara pandang komprehensif terhadap keterkaitan antara obesitas, diabetes tipe 2, penyakit ginjal kronis, dan penyakit jantung. Mengapa ini penting? Sebab, satu dari tiga orang dewasa memiliki setidaknya tiga faktor risiko yang tergolong dalam CKM Syndrome.
Istilah ini hadir untuk menegaskan bahwa organ jantung, ginjal, dan sistem metabolisme tidak bekerja secara terpisah. Kondisi pada satu organ dapat memengaruhi organ lainnya secara signifikan. Misalnya, penyakit jantung bisa memicu masalah pada ginjal, dan sebaliknya. Obesitas, terutama lemak perut, juga diketahui meningkatkan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol, yang semuanya berdampak buruk pada pembuluh darah, jantung, dan ginjal.
Apa Itu CKM Syndrome?

CKM Syndrome didefinisikan sebagai gangguan kesehatan yang timbul akibat keterkaitan erat antara obesitas, diabetes, penyakit ginjal kronis (CKD), dan penyakit kardiovaskular. AHA mendorong para praktisi medis untuk berpikir lebih holistik dalam mencegah dan menangani kondisi ini, bukan sekadar fokus pada pengobatan satu penyakit saja.
Pandangan baru ini mengakui kompleksitas interaksi antar-sistem tubuh. Sebelum munculnya CKM Syndrome, penanganan seringkali terfragmentasi, di mana pasien harus mengunjungi dokter spesialis yang berbeda untuk setiap keluhan seperti jantung, ginjal, atau diabetes tanpa ada koordinasi menyeluruh. Pendekatan terpadu ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup pasien dan mengurangi beban penyakit.
5 Tahap CKM Syndrome Menurut AHA
AHA membagi CKM Syndrome ke dalam lima tahap, mulai dari Tahap 0 hingga Tahap 4, berdasarkan tingkat keparahan dan jumlah faktor risiko yang ada:
| Tahap | Penjelasan |
|---|---|
| Stage 0 | Tidak ada faktor risiko CKM yang terdeteksi. |
| Stage 1 | Terdapat obesitas perut dan/atau kondisi prediabetes. |
| Stage 2 | Ditemukan faktor metabolik seperti diabetes tipe 2, hipertensi, trigliserida tinggi, atau penyakit ginjal awal. |
| Stage 3 | Terjadi penyakit jantung subklinis (belum menunjukkan gejala nyata) ditambah faktor metabolik atau ginjal. |
| Stage 4 | Terdapat penyakit jantung klinis seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke, yang disertai faktor metabolik atau ginjal. |

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.