Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Toksin Botulinum Kini Tak Sekadar Atasi Kerutan, Ini Penjelasan Pakar Estetika

Pakar estetika menjelaskan inovasi terbaru penggunaan Toksin Botulinum untuk wajah
Perkembangan penggunaan Toksin Botulinum kini fokus pada presisi injeksi untuk hasil yang lebih alami. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Dunia estetika medis kini menyaksikan pergeseran besar dalam penggunaan toksin botulinum. Cairan yang selama ini akrab di telinga masyarakat sebagai solusi utama untuk menghilangkan kerutan di wajah, kini bertransformasi menjadi alat serbaguna untuk memperbaiki kontur serta kualitas kulit secara menyeluruh.

Perubahan tren ini terungkap dalam program Korean Faculty Training Series yang digelar di Eudora Clinic, Jakarta. Pakar estetika asal Korea Selatan, dr. Chang Doo Yeoul, memaparkan bagaimana teknik injeksi yang lebih presisi mampu memberikan hasil jauh melampaui sekadar melumpuhkan otot penyebab kerutan.

Kebutuhan akan wajah yang terlihat segar tanpa kehilangan karakter ekspresi menjadi fokus utama prosedur modern ini. Dengan pemahaman mendalam tentang anatomi wajah, dokter kini tidak lagi sekadar menyasar satu titik otot, melainkan bekerja secara strategis untuk mengoreksi struktur wajah secara halus.

Metode Baru Mengangkat Kontur dan Memperhalus Kulit

Dua pendekatan inovatif yang diperkenalkan dr. Chang adalah NABOlift dan NABOglow. Kedua teknik ini menjawab tantangan pasien yang mendambakan tampilan wajah lebih kencang namun tetap terlihat natural.

NABOlift bekerja dengan cara merelaksasi otot-otot tertentu yang menarik jaringan wajah ke arah bawah. Hasilnya, wajah tampak lebih terangkat secara alami tanpa kesan kaku atau ‘beku’. Prosedur ini sangat diminati oleh mereka yang mulai merasakan kendurnya jaringan kulit di area rahang dan pipi.

Sementara itu, NABOglow menyasar kualitas permukaan kulit. Dokter memberikan injeksi intradermal dengan dosis sangat kecil di lapisan kulit bagian atas.

Pendekatan ini ditujukan untuk mengecilkan tampilan pori-pori, menyeimbangkan produksi minyak berlebih, serta menciptakan efek cerah yang konsisten pada wajah. Ini menjadi jawaban bagi mereka yang mencari solusi tekstur kulit tanpa harus melalui prosedur invasif yang berat.

Mengapa Inovasi Ini Penting bagi Pasien?

Bagi masyarakat Indonesia yang semakin melek akan prosedur perawatan preventif, perkembangan ini membawa angin segar. Hilangnya kolagen alami yang biasanya mulai menurun sejak usia 20-an membuat banyak orang mencari intervensi dini yang aman.

Teknik presisi ini meminimalisir risiko efek samping yang selama ini ditakutkan, seperti wajah yang tampak tidak simetris atau kehilangan kemampuan berekspresi. Pemahaman baru ini mendorong dokter estetika di tanah air untuk meningkatkan kompetensi dalam memetakan titik-titik anatomi wajah, bukan sekadar memburu hasil instan.

Keamanan tetap menjadi prioritas utama. Kolaborasi antara Daewoong Pharmaceutical Indonesia dan CGBIO dengan melibatkan pakar internasional menjadi langkah strategis untuk memastikan standar prosedur di klinik-klinik Indonesia sejajar dengan kualitas di Korea Selatan, yang saat ini menjadi kiblat dunia estetika global.

Ringkasan dan Tanya Jawab

Berikut adalah poin utama mengenai perkembangan teknologi toksin botulinum saat ini:

  • Fungsi Ganda: Tidak hanya menghilangkan kerutan, tetapi juga memperbaiki kontur (lifting) dan kualitas tekstur kulit (glowing).
  • Teknik Presisi: Penggunaan dosis kecil pada lapisan intradermal untuk hasil yang lebih alami dan minim efek kaku.
  • Perawatan Preventif: Ideal bagi individu yang ingin menjaga kekencangan kulit sejak dini dengan metode yang minim invasif.

FAQ:

Apakah prosedur ini membuat wajah jadi kaku? Tidak, dengan teknik injeksi yang tepat dan dosis yang terukur, otot hanya direlaksasi secara halus sehingga ekspresi wajah tetap terjaga alami.

Berapa lama efek NABOglow dapat terlihat? Efek perbaikan tekstur dan cerahnya kulit biasanya akan terlihat dalam beberapa hari setelah prosedur, bergantung pada kondisi regenerasi kulit masing-masing pasien.

Apakah ada risiko penggunaan botulinum? Risikonya sangat rendah jika dilakukan oleh dokter kompeten yang memahami anatomi dan menggunakan produk resmi yang sudah terdaftar di BPOM RI.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda