JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Aturan bagasi pesawat terbaru 2026 sudah berubah di sejumlah maskapai dan penumpang bisa kena biaya tambahan kalau salah hitung berat atau ukuran koper. Perubahan ini paling terasa buat penumpang rute domestik yang biasa membawa barang lebih banyak saat mudik atau liburan.
Taruhannya jelas. Satu kilogram saja bisa berujung biaya kelebihan bagasi di bandara, apalagi jika koper tidak sesuai dimensi kabin atau bagasi terdaftar yang ditetapkan maskapai. Karena itu, penumpang perlu cek ulang kebijakan sebelum berangkat, bukan saat sudah antre check-in.
Aturan bagasi pesawat terbaru 2026 untuk kabin
Bagasi kabin adalah barang yang dibawa masuk ke dalam pesawat. Di 2026, beberapa maskapai tetap memakai batas umum 7 kg, tetapi ukuran koper dan barang pribadi yang boleh dibawa berbeda-beda. Petugas juga kini makin ketat memeriksa dimensi, termasuk roda dan gagang koper.
| Maskapai | Dimensi Maksimal | Batas Berat | Barang Pribadi |
|---|---|---|---|
| Garuda Indonesia | 56 x 36 x 23 cm | 7 kg | 1 tas laptop/tas tangan |
| Lion Air | 40 x 30 x 20 cm | 7 kg | 1 barang pribadi |
| Batik Air | 56 x 36 x 23 cm | 7 kg gabungan | 1 tas kabin + 1 tas kecil |
| Citilink | 56 x 36 x 23 cm | 7 kg gabungan | 1 tas kabin + 1 tas kecil |
| AirAsia | 56 x 36 x 23 cm | 7 kg gabungan | 1 tas kabin + 1 tas kecil |
| Super Air Jet | 40 x 30 x 20 cm | 7 kg | 1 barang kecil |
Dalam praktiknya, aturan kabin ini sering jadi sumber masalah karena penumpang menganggap tas kecil, ransel, atau koper kabin masih aman. Padahal, kalau ukuran melewati batas, koper bisa ditolak masuk kabin atau diminta masuk bagasi tercatat dengan biaya tambahan.
Bagasi terdaftar: Citilink dan Garuda Indonesia
Untuk bagasi terdaftar, dua maskapai yang paling disorot di 2026 adalah Citilink dan Garuda Indonesia. Citilink mulai memberlakukan ketentuan baru untuk penerbangan tertentu pada 1 Maret 2026, sedangkan Garuda Indonesia menerapkan pembaruan tarif dan batas bagasi mulai 29 Januari 2026.
Pada Citilink, penumpang armada A320 mendapat 10 kg bagasi gratis untuk umum. Anggota LinkMiles tetap bisa memperoleh 15 kg bila membeli tiket lewat situs atau aplikasi resmi. Untuk armada ATR 72-600, jatah gratisnya juga tetap 10 kg. Sementara itu, bagasi kabin tetap 7 kg untuk semua penumpang.
Garuda Indonesia masih mencantumkan bagasi gratis kelas ekonomi umumnya 20 kg. Namun, biaya kelebihan bagasi kini dihitung per 5 kg. Untuk rute domestik, dendanya mulai Rp200.000 sampai Rp400.000 per 5 kg, tergantung zona. Di rute internasional, tarifnya mulai Rp500.000 sampai Rp700.000 per 5 kg. Satu koper juga dibatasi maksimal 32 kg demi keselamatan petugas.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.