Minggu, 12 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Besok Hari Pertama Anak ke Sekolah, ASN Diperbolehkan WFA

Orang tua dan anak di pintu masuk sekolah, ayah membimbing anak memasuki ruang kelas pada hari pertama sekolah tahun ajaran b
Kebijakan fleksibilitas kerja ASN memungkinkan orang tua menemani anak di hari pertama sekolah tanpa mengorbankan produktivitas kerja. (Ilustrasi). (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka pintu bagi aparatur sipil negara untuk bekerja dari rumah atau mengambil waktu fleksibel besok ketika anak mereka masuk sekolah untuk pertama kalinya.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengeluarkan imbauan resmi agar instansi pemerintah memberikan kelonggaran jadwal kerja bagi ASN yang ingin mengantar anak di hari pertama sekolah.

Surat nomor B/257/M.KT.02/2026, yang ditandatangani Rini pada Jumat (10/7/2026) lalu, menjadi dasar kebijakan ini. Imbauan itu ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di setiap instansi pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada ASN dengan anak di tingkat PAUD, pendidikan dasar, dan menengah guna menemani proses masuk sekolah anak mereka tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

Fokus pada Keseimbangan Kerja dan Keluarga

Kebijakan fleksibilitas kerja ini bukanlah liburan, melainkan pengaturan ulang waktu dan tempat kerja yang tetap menjaga produktivitas. “Penerapan fleksibilitas kerja ini tidak boleh mengurangi kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Justru sebaliknya, kita harapkan melalui kebijakan ini ASN bisa bekerja lebih fokus, adaptif terhadap perkembangan, serta lebih seimbang dalam kehidupan,” kata Rini dalam pernyataan tertulis yang diterima Minggu (12/7/2026).

Kebijakan ini berlandaskan pada Peraturan Menteri PANRB No. 4/2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN Secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah. Dengan mengacu pada regulasi yang sudah ada, Rini berharap ASN mampu mendampingi anak di hari pertama tanpa menurunkan profesionalisme atau kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Permintaan pemerintah pusat ini sejalan dengan momentum nasional yang lebih luas. Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN No. 17/2026 meluncurkan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), sebuah inisiatif untuk memperkuat peran orang tua—khususnya ayah—dalam tumbuh kembang anak sejak dini.

Dampak Psikologis Kehadiran Orang Tua

Keputusan ini bukan sekadar administratif. Riset menunjukkan kehadiran orang tua di hari pertama sekolah memberikan dampak emosional mendalam bagi anak. Menurut pejabat daerah yang juga menjalankan gerakan serupa, momen ini membangun kepercayaan diri anak, menciptakan rasa aman, dan memperkuat komunikasi antara keluarga dengan sekolah.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda