Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Pemerintah Mau Dongkrak Pemanfaatan Energi Hijau, Ini 2 Sumbernya

Ilustrasi dua sumber energi hijau Indonesia: PLTS tenaga surya dan biodiesel
Pemerintah targetkan bauran energi terbarukan melalui 2 strategi utama: memperluas mandatori biodiesel dan percepatan PLTS 100 GW. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Pemerintah memiliki dua senjata utama untuk meningkatkan pemanfaatan energi hijau: memperluas program mandatori biodiesel dan mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt. Strategi ini bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional di tengah kebutuhan listrik yang terus meningkat.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencapai bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional sebesar 18,3%, melampaui target Rencana Strategis yang ditetapkan pada kisaran 17-21%. Pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam transisi energi, meski masih banyak ruang untuk dikembangkan lebih lanjut.

Biodiesel Jadi Penyumbang Terbesar

Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, mengungkapkan bahwa kontributor terbesar bauran EBT saat ini justru berasal dari sektor non ketenagalistrikan, tepatnya Fatty Acid Methyl Ester (FAME) atau biodiesel. “Biodiesel menyumbang 5,38% terhadap bauran energi nasional,” kata Eniya dalam Energy Forum CNBC Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Pencapaian tinggi dari biodiesel ini bukan kebetulan. Program mandatori biodiesel, yang secara bertahap telah diterapkan melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025, telah membuahkan hasil signifikan. Meskipun demikian, pemerintah tidak berhenti di sini. Rencana selanjutnya adalah melanjutkan implementasi program dengan tahapan yang lebih agresif untuk meningkatkan porsi biodiesel dalam bauran energi nasional.

Di sektor ketenagalistrikan, kontributor terbesar kedua adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air, diikuti oleh tenaga biomassa. Namun, potensi pertumbuhan paling besar justru terletak pada energi surya yang masih belum dimaksimalkan.

PLTS 100 GW: Target Ambisius Energi Surya

Langkah berani pemerintah adalah mempercepat pembangunan PLTS berkapasitas 100 gigawatt. Angka ini bukan sekadar target biasa—ini adalah ambisi untuk mengubah lanskap energi Indonesia. Dengan potensi sinar matahari yang melimpah di kepulauan tropis, energi surya menjadi peluang emas untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Strategi kami saat ini fokus pada dua isu besar: biodiesel dan PLTS 100 gigawatt. Keduanya ingin kami dongkrak untuk meningkatkan bauran energi,” jelas Eniya. Target ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi karbon dan memenuhi target net-zero emission yang semakin dekat.

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda