JAKARTA — Lebih dari 42 lokasi ujian siap menampung ribuan peserta PPPK Sekolah Rakyat. Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mempersiapkan infrastruktur lengkap untuk seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dimulai 13 Juli 2026. Gelombang pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ini merupakan langkah krusial pemerintah untuk memperkuat sumber daya manusia di Sekolah Rakyat—inisiatif andalan dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas ke seluruh pelosok.
Seleksi kompetensi ini berlangsung selama 15 hari, dari 13 hingga 27 Juli 2026. BKN telah menyiapkan 42 titik lokasi ujian yang terdiri atas 35 titik di kantor-kantor BKN (Pusat, Kantor Regional, dan Unit Pelaksana Teknis) serta 7 titik mandiri milik instansi lain. Persiapan matang ini memastikan peserta dari berbagai daerah mendapat akses yang sama untuk mengikuti tes tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
“Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan seleksi, BKN telah menyiapkan 42 titik lokasi ujian, terdiri atas 35 titik lokasi BKN yang meliputi BKN Pusat, Kantor Regional, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, serta 7 titik lokasi mandiri instansi,” kata Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, pada Selasa (30/6/2026).
Standar Seleksi Berbasis Merit dan Transparansi
Penyelenggaraan seleksi kompetensi ini mengacu pada kerangka hukum yang jelas. BKN merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 6 Tahun 2024, Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 347 Tahun 2024, dan Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT.
BKN berkomitmen menyelenggarakan seleksi secara transparan, objektif, dan akuntabel. Sistem CAT (Computer Assisted Test) dipilih untuk memastikan setiap peserta mendapat pertanyaan yang disesuaikan tingkat kesulitannya, menjamin penilaian yang adil, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. “Melalui penyelenggaraan seleksi yang profesional dan berbasis teknologi, BKN berkomitmen mendukung penyediaan SDM terbaik bagi Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat,” tambah Wisudo.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.