Mulai 1 Maret 2026, Google mewajibkan autentikasi biometrik untuk pembelian di Play Store. Pengguna akan diminta memakai sidik jari atau face unlock saat membeli aplikasi, game, buku, film, maupun item dalam aplikasi.
Kebijakan ini diarahkan untuk menutup celah pembelian tak sengaja, termasuk kasus yang sering terjadi ketika ponsel dipinjam anak atau anggota keluarga lain. Prosesnya dibuat lebih singkat karena pengguna tak perlu lagi mengetik password setiap kali bertransaksi.
Soal dampaknya jelas. Orang tua mendapat lapisan keamanan tambahan. Pengguna umum juga lebih terlindungi dari transaksi impulsif. Di sisi lain, pengembang aplikasi dan penerbit konten berpotensi melihat proses checkout yang lebih ketat, meski Google tampaknya menilai keamanan pengguna lebih penting daripada satu langkah tambahan di layar pembayaran.
Biaya developer turun, tapi verifikasi luar toko diperketat
Di sisi pengembang, Google menurunkan potongan standar dari 30 persen menjadi 20 persen. Angka itu bisa turun lagi menjadi 15 persen bila developer masuk program App Experience atau Play Games Level Up. Untuk langganan, potongannya 10 persen.
Kebijakan ini bisa mengubah hitung-hitungan bisnis aplikasi, terutama bagi studio kecil dan pengembang yang mengandalkan pembelian dalam aplikasi. Biaya distribusi yang lebih rendah memberi ruang lebih besar untuk promosi, pembaruan fitur, atau penyesuaian harga.
Tapi ada sisi lain yang tak kalah penting. Mulai Maret 2026, developer yang menyebarkan APK di luar Play Store juga wajib menjalani verifikasi resmi ke Google. Indonesia baru masuk gelombang September 2026. Tujuannya sederhana: menekan penyebaran malware, aplikasi palsu, dan layanan ilegal yang sering menyamar sebagai aplikasi biasa.
| Perubahan | Mulai berlaku | Dampak utama |
|---|---|---|
| Label boros baterai | 1 Maret 2026 | Pengguna bisa menilai efisiensi aplikasi lebih cepat |
| Filter widget | 1 Maret 2026 | Pencarian aplikasi widget jadi lebih mudah |
| Biometrik wajib | 1 Maret 2026 | Pembelian lebih aman dari transaksi tak sengaja |
| Verifikasi developer luar toko | Maret 2026, Indonesia September 2026 | Risiko APK berbahaya ditekan |
FAQ Google Play Store 2026
Apakah label boros baterai bisa dihapus developer? Bisa, selama pengembang memperbaiki penggunaan wake locks dan aktivitas latar belakang agar lebih efisien.
Apakah biometrik wajib untuk semua pembelian? Ya, jika verifikasi pembelian diaktifkan. Fitur ini berlaku untuk aplikasi, game, buku, film, dan pembelian dalam aplikasi.
Kapan Indonesia terkena verifikasi developer luar Play Store? Indonesia masuk gelombang September 2026, setelah tahap awal dimulai pada Maret 2026.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.