Rabu, 15 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Spanyol Menanti di Final: Mampukah Inggris Hancurkan Dominasi Argentina Demi Sejarah Baru?

Trofi emas FIFA World Cup menjelang jadwal final piala dunia 2026
Trofi emas FIFA World Cup menjelang jadwal final piala dunia 2026. Credit: JournalArta. (Ilustrasi: AI)

Langkah tim nasional Inggris kini berdiri di ambang catatan sejarah emas saat bersiap menghadapi juara bertahan Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026. Di bawah asuhan pelatih Thomas Tuchel, skuad The Three Lions hanya terpaut dua kemenangan lagi untuk mengakhiri puasa gelar selama 60 tahun sejak kejayaan mereka di tahun 1966. Namun, tantangan terdekat adalah melewati adangan Argentina sebelum memikirkan laga final melawan Spanyol.

Bagi publik suporter di tanah air, mimpi Inggris melaju ke final telah memicu antusiasme tinggi, namun kualitas lawan dan rekam jejak pertemuan membuat laga ini dipastikan akan berjalan sangat sengit.

Spanyol Menanti Pemenang di MetLife Stadium

Calon lawan di babak final sudah dipastikan. Spanyol menjadi tim pertama yang mengamankan tiket final usai menaklukkan Prancis dengan skor 2-1 di semifinal pertama. Pertandingan final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New York (Senin pagi WIB). Bagi Inggris maupun Argentina, kesempatan menantang Spanyol di final adalah motivasi tertinggi untuk membuktikan supremasi sepak bola global.

Ambisi Tuchel Mengakhiri Kutukan 60 Tahun

Thomas Tuchel didatangkan ke Inggris dengan target tunggal: memenangkan trofi juara. Sejarah Inggris di Piala Dunia kerap kali diwarnai oleh kegagalan dramatis sejak sukses tunggal mereka puluhan tahun lalu. “Kami ingin mengambil langkah berikutnya,” ungkap Tuchel dalam konferensi pers sebelum pertandingan. “Kami lapar akan gelar juara.”

Inggris mendapat suntikan kekuatan dengan kembalinya Declan Rice di posisi jangkar lini tengah. Kemenangan atas Argentina akan menjadi pembuktian taktik Tuchel sekaligus menulis lembaran sejarah baru bagi generasi emas Inggris yang dipimpin Harry Kane dan Jude Bellingham.

Argentina Bertekad Pertahankan Mahkota Juara

Di sisi lain, Argentina di bawah asuhan pelatih Lionel Scaloni bertekad menyejajarkan diri dengan tim legendaris masa lalu yang mampu menjuarai Piala Dunia secara beruntun. Laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi sang kapten Lionel Messi yang menjalani turnamen Piala Dunia terakhirnya. “Kami tidak merasakan tekanan apapun karena sudah berpengalaman di semifinal,” tegas gelandang Alexis Mac Allister.

Bagi Messi, menembus laga final di MetLife Stadium akan menjadi akhir yang sempurna bagi karier internasionalnya. Gelar juara berturut-turut akan menyejajarkan skuad Argentina saat ini dengan era keemasan Brasil dan Italia.

Menuju Partai Puncak 19 Juli

Stadion di New York akan menjadi saksi penutupan turnamen akbar ini. Laga di Atlanta dini hari nanti akan menentukan nasib kedua tim. Pemenang akan membawa pulang tiket final bergengsi, sementara tim yang kalah harus puas memperebutkan tempat ketiga.

(YF)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda