Rabu, 15 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Volkswagen AG Hadapi Krisis Terbesar: Rencana PHK 100 Ribu & Potong 50% Model

Volkswagen AG Hadapi Krisis Terbesar
Volkswagen AG Hadapi Krisis Terbesar: Rencana PHK 100 Ribu & Potong 50% Model. Credit: Dok. JournalArta

Rencana tersebut belum berjalan mulus. Dewan pengawas menolak proposal awal setelah perwakilan buruh dari IG Metall memblokirnya dalam voting 12 lawan 7. Penolakan ini menunjukkan bahwa jalan menuju efisiensi masih panjang dan bakal dipenuhi negosiasi sengit.

Bagi Volkswagen, hambatannya bukan cuma soal biaya. Perusahaan juga harus menjaga hubungan industrial di Jerman, negara yang punya pengaruh besar dalam keputusan korporasi besar seperti VW. Tanpa kompromi dengan serikat pekerja, restrukturisasi bisa tersendat, bahkan berisiko memicu gangguan produksi dan tekanan politik lokal.

Situasi ini penting karena keputusan VW bisa berdampak lebih luas ke industri otomotif Eropa. Kalau Volkswagen memangkas model dan kapasitas secara besar-besaran, pemasok komponen, kontraktor logistik, sampai jaringan dealer ikut terkena efek. Pasar juga membaca sinyal ini sebagai tanda bahwa produsen mobil legacy sedang dipaksa merombak struktur biaya agar tak kalah cepat dari pesaing baru.

Penjualan turun dan langkah lain yang sudah diambil

Tekanan bisnis VW sudah terlihat dari kinerja semester pertama 2026. Penjualan global turun 6,3 persen secara tahunan menjadi 4.125.700 unit. Pasar China justru anjlok 25,9 persen, angka yang cukup tajam untuk grup yang lama bergantung pada pasar tersebut.

Untuk memperkuat neraca, VW juga melepas 51 persen bisnis mesin kapal Everllence senilai 8,4 miliar dolar AS. Di waktu yang sama, pemerintah negara bagian Lower Saxony mempertimbangkan ambil saham pabrik Osnabrueck untuk alih fungsi ke sektor pertahanan. VW juga mengakhiri kerja sama dengan Bosch dalam pengembangan mobil otonom.

Sejumlah analis pasar belum melihat tanda pemulihan yang meyakinkan. Jefferies menilai belum ada kemajuan berarti, sementara Bernstein menyebut rencana efisiensi itu masih minim detail. Di titik ini, restrukturisasi Volkswagen bukan lagi sekadar wacana penghematan. Ini ujian apakah raksasa otomotif Jerman masih sanggup bertahan dengan model bisnis lama di tengah perubahan pasar yang cepat.

Sumber: Reuters, WSJ, MarkLines

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda