Rabu, 22 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Anwar Ibrahim Luncurkan Avatar AI untuk Layanan WhatsApp Publik

Anwar Ibrahim
Foto: 首相官邸ホームページ / Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Perhatian publik Malaysia tersedot ke satu nomor WhatsApp baru. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memperkenalkan avatar dirinya berbasis kecerdasan buatan untuk melayani pertanyaan warga secara otomatis.

Layanan itu memakai nomor +60378850523 dan dibuka lewat WhatsApp. Publik bisa mengirim pertanyaan langsung kepada avatar AI Anwar, lalu jawaban diberikan secara otomatis sesuai isi pertanyaan. Nama layanan ini: PMX AI.

Kabar itu disampaikan di Kuala Lumpur dan dikutip pada Ahad, lalu diberitakan ANTARA pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 08.55 WIB. Langkah ini menempatkan figur kepala pemerintahan Malaysia di jalur baru komunikasi publik. Bukan lagi sekadar pidato, bukan cuma unggahan media sosial. Kini, warga bisa mengetuk layar ponsel dan bertanya langsung ke versi AI sang perdana menteri.

Anwar menyambut layanan ini dengan pesan yang cukup tegas. Ia berharap masyarakat dapat menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi lewat avatar tersebut. Menurut dia, negara akan menjadi lebih baik bila pembangunan dan kebijakan bertumpu pada suara serta kehendak rakyat. Kalimat itu menjadi dasar politik dari proyek digital anyar ini.

PMX AI, wajah baru komunikasi pemerintah

PMX AI bukan nama acak. PMX adalah julukan yang melekat pada Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia. Sementara AI merujuk pada artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Dua singkatan itu dirangkai menjadi satu layanan yang langsung menghubungkan publik dengan avatar Anwar.

Yang menarik, layanan ini tidak berhenti pada tampilan visual semata. Avatar itu difungsikan sebagai kanal tanya jawab yang aktif melalui WhatsApp. Warga tidak perlu membuka aplikasi lain atau masuk ke situs khusus. Cukup kirim pesan ke nomor yang disediakan. Praktis. Cepat. Dan terasa dekat dengan kebiasaan sehari-hari pengguna ponsel.

Anwar tampil dengan pendekatan yang sangat khas era percakapan digital. Ia tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga memberi ruang bagi publik untuk menyuarakan kegelisahan mereka. Ada pesan politik yang jelas di baliknya: komunikasi pemerintah tidak boleh berjalan satu arah. Warga diminta berbicara langsung, bahkan kepada versi AI dari kepala pemerintahan.

Disiapkan Zetrix AI

Avatar PMX AI dikembangkan oleh perusahaan Zetrix AI. Dari bahan yang tersedia, perusahaan inilah yang menggarap avatar berbasis AI yang kini dibuka untuk publik Malaysia. Rincian teknis soal pelatihan avatar memang belum diuraikan tuntas dalam keterangan yang ada, namun fakta utamanya jelas: figur Anwar kini hadir dalam bentuk digital yang bisa diakses lewat WhatsApp.

Langkah ini memberi gambaran tentang cara pemerintah memanfaatkan AI sebagai jembatan komunikasi. Bukan sekadar untuk memamerkan teknologi. Melainkan untuk membuat akses informasi terasa lebih ringan bagi warga. Di titik ini, WhatsApp dipilih karena begitu akrab di tangan banyak orang. Sederhana, tapi efektif.

Ada dimensi simbolik juga. Seorang perdana menteri hadir bukan hanya dalam forum resmi, melainkan dalam format percakapan otomatis yang selalu siaga. Avatar itu menjawab sesuai pertanyaan yang masuk. Cepat merespons. Tidak menunggu jadwal konferensi pers. Tidak menunggu ruang acara yang formal.

Pesan politik di balik avatar digital

Pernyataan Anwar tentang aspirasi rakyat memberi petunjuk arah yang ingin ia tunjukkan. Ia mengaitkan teknologi dengan partisipasi publik. Dengan kata lain, AI di sini tidak diposisikan sebagai mainan digital, melainkan sebagai saluran untuk menampung suara warga.

Pernyataan itu penting karena menempatkan inovasi teknologi dalam kerangka pelayanan politik. Warga diminta menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi. Tiga hal itu terdengar sederhana, tetapi justru di sanalah letak relevansinya. Pemerintah ingin terlihat dekat, responsif, dan mau mendengar. Setidaknya lewat medium baru ini.

Di saat banyak pemerintah sibuk mengejar citra modern, Malaysia melangkah dengan cara yang cukup spesifik: memperkenalkan versi AI dari pemimpinnya sendiri. Ada kedekatan personal di sana. Ada pula pesan bahwa teknologi bisa dipakai untuk membuka pintu dialog, bukan menutupnya.

Hingga laporan ini diturunkan, layanan PMX AI sudah diumumkan kepada publik dan nomor WhatsApp resmi sudah dibuka. Pertanyaan warga kini bisa masuk ke avatar Anwar, dan jawaban akan diberikan otomatis sesuai pertanyaan yang diajukan. Nomor yang dipakai: +60378850523.

(MJ)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda