Jumat, 24 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Daftar Klub Kena FIFA Registration Ban 2026: Penyebab & Dampaknya

FIFA Registration Ban 2026
Daftar Klub Kena FIFA Registration Ban 2026: Penyebab & Dampaknya. Credit: Dok. JournalArta

ZURICH, JOURNALARTA.COM – Registration ban FIFA kembali diperbarui pada Juli 2026, dan puluhan klub di berbagai negara masih masuk daftar sanksi karena tunggakan pembayaran serta sengketa kontrak.

Efeknya langsung terasa di bursa transfer. Klub-klub yang terkena larangan itu tidak bisa mendaftarkan pemain baru, baik untuk transfer domestik maupun internasional, sampai masalah mereka diselesaikan.

Brasil jadi sorotan dalam registration ban FIFA

Tiga klub besar Brasil ikut kena dalam pembaruan terbaru pada 21 Juli 2026. Sao Paulo dikenai sanksi karena telat membayar cicilan pertama pembelian gelandang Marcos Antônio dari Lazio senilai €1,05 juta.

Corinthians juga masuk daftar. Klub itu disebut sudah disanksi FIFA dan CBF karena gagal memenuhi perjanjian pembayaran, dengan total utang ban mencapai R$22 juta. Rinciannya mencakup utang R$6 juta ke Midtjylland, US$1,5 juta ke Philadelphia Union, serta denda disiplin US$225.000.

Santos tak luput dari hukuman. Klub itu sudah diblokir sejak 1 Juli karena utang €2,032 juta ke Monaco untuk transfer Jean Lucas. Sanksinya membuat Santos dilarang mendaftarkan pemain selama tiga bursa.

Klub Afrika paling banyak terdampak

Di Afrika, Zamalek SC dari Mesir tercatat menerima ban ke-13. Masalahnya berangkat dari dua cicilan US$350.000 ke Ittihad Tanger, sementara total utang lain yang disebutkan mencapai US$1,6 juta ke Ibrahima Ndaye dan US$800.000 ke Oleksandriya.

Di Afrika Selatan, dua klub masih terkena ban. TS Galaxy sudah diblokir sejak 27 Februari karena masalah FIFA Clearing House, sedangkan Richards Bay mendapat larangan tiga bursa terkait kasus pemain Knox Mutizwa. Chippa United berbeda: sanksinya sudah dicabut setelah membayar mantan pelatih Luc Eymael.

Secara total, 18 klub Afrika masuk daftar sanksi, termasuk Ngezi Platinum, AS Vita Club, dan CR Belouizdad. Angka itu menunjukkan tekanan kepatuhan finansial masih berat di banyak klub yang bergantung pada arus kas transfer dan pembayaran tertunda.

Eropa dan Asia juga kena imbas

Dari Eropa, Athletic Bilbao dari Spanyol tercatat masuk daftar sanksi FIFA pada 12 Februari 2026. Klub itu dikenai ban tiga bursa: musim panas 2026, musim dingin 2027, dan musim panas 2027. FIFA belum menjelaskan alasan sanksinya.

Di Asia, Al-Nassr dari Arab Saudi sempat dijatuhi ban pada 19 Desember karena cicilan €9 juta dalam transfer Aymeric Laporte ke Manchester City. Sanksi itu dicabut dua hari kemudian.

Aljazair juga masuk sorotan karena JSK dan 26 klub lain diblokir rekrutmen sampai sengketa FIFA-FAF selesai. Mayoritas kasusnya berkaitan dengan gagal bayar pemain dan pelatih.

Aturan FIFA dan dampaknya ke bursa transfer

Menurut FIFA, klub yang kena registration ban tidak bisa mendaftarkan pemain baru di level domestik maupun internasional sampai kewajibannya dilunasi. Jika gagal bayar melewati tenggat akhir, sanksi bisa otomatis bertambah menjadi pengurangan 6 poin dan ban transfer 2 bursa.

Aturan ini berdampak langsung pada strategi klub. Bursa transfer di banyak liga dibuka pada 1 Juli sampai 22 September 2026, jadi klub yang masih tersangkut utang terpaksa bertahan dengan skuad lama atau buru-buru menyelesaikan pembayaran agar tidak kehilangan momentum belanja pemain.

Wilayah Contoh klub Status sanksi
Brasil Sao Paulo, Corinthians, Santos Kena ban karena tunggakan pembayaran dan sengketa transfer
Afrika Zamalek SC, TS Galaxy, Richards Bay Paling banyak terdampak, total 18 klub
Eropa Athletic Bilbao Ban 3 bursa
Asia Al-Nassr, sejumlah klub Aljazair Ban sempat dijatuhkan, dicabut, atau masih berlaku

Pembaruan daftar ini menunjukkan FIFA makin tegas terhadap tunggakan transfer, gaji, dan denda. Klub yang tak beres di meja pembayaran kini harus siap kehilangan ruang gerak di lapangan pasar pemain.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda