Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Dua Insinyur Volkswagen Dituntut atas Insider Trading Saham Rivian

Dua Insinyur Volkswagen Dituntut atas Insider Trading Saham Rivian
Foto: Thenextweb

Dua insinyur Volkswagen kini mendekam dalam masalah hukum serius. Michael Stamp dan Marcus Plank ditangkap oleh jaksa federal di San Jose, California, akhir pekan lalu atas tuduhan perdagangan orang dalam atau insider trading. Mereka nekat memanfaatkan akses rahasia perusahaan untuk meraup keuntungan pribadi sebelum pengumuman besar antara Volkswagen dan produsen mobil listrik, Rivian.

Keduanya bekerja di operasi Amerika Serikat milik raksasa otomotif Jerman tersebut. Mereka masing-masing menghadapi satu tuduhan penipuan sekuritas federal. Jaksa menyebut, Stamp dan Plank tahu betul soal rencana joint venture bernilai miliaran dolar sebelum kabar itu meledak ke publik.

Bukannya menjaga kerahasiaan, mereka justru memborong saham Rivian dengan harapan meraup cuan besar saat harga saham melonjak pasca-pengumuman.

Memanfaatkan Celah Informasi Rahasia

Aksi mereka tercium setelah otoritas pasar modal melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan transaksi yang mencurigakan. Sebagai bagian dari tim internal yang menangani proyek tersebut, kedua insinyur ini punya akses ke informasi material non-publik.

Informasi itulah yang mereka gunakan sebagai peluru untuk melakukan transaksi saham Rivian di waktu yang sangat tepat. Strategi perdagangan yang bagi jaksa jelas melanggar etika dan hukum federal di Amerika Serikat.

Insider trading bukan perkara sepele di Negeri Paman Sam. Pelakunya bisa berakhir di balik jeruji besi dengan denda yang nilainya tidak sedikit. Kasus ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi Volkswagen yang sedang berusaha memulihkan citranya di mata publik global.

Pengalaman masa lalu, termasuk skandal dieselgate pada 2015, membuat perusahaan ini sangat sensitif terhadap isu kepatuhan dan integritas karyawan.

Kolaborasi antara Volkswagen dan Rivian sendiri bukan sekadar kerja sama biasa. Ini adalah kemitraan strategis besar untuk mempercepat ambisi kendaraan listrik kedua perusahaan. Bagi pasar modal, detail seperti ini adalah “tambang emas” informasi.

Begitu berita kerja sama tersebut tersiar, harga saham biasanya langsung bereaksi liar. Inilah yang diincar Stamp dan Plank, memanfaatkan informasi yang seharusnya tetap terkunci rapat di ruang rapat perusahaan.

Ujian Integritas bagi Korporasi

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda