Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Kabar Duka: Deswa Finalis Dangdut Academy 1 Meninggal Dunia

Kabar Duka
Kabar Duka

Panggung musik dangdut Indonesia kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Dedi Swandi, pria yang lebih dikenal khalayak luas dengan nama Deswa, mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit radang selaput otak atau meningitis yang dideritanya.

Kabar kepulangan pria yang melejit lewat ajang pencarian bakat Dangdut Academy musim pertama ini datang bak petir di siang bolong bagi para sahabat dan penggemarnya. Deswa, yang namanya sempat melambung tinggi di era 2014, menutup mata untuk selamanya dengan menyisakan kenangan manis di benak penikmat musik tanah air.

Jejak Karier dari Panggung Indosiar

Nama Deswa mulai diperbincangkan saat ia memberanikan diri tampil di audisi Dangdut Academy musim pertama. Dengan cengkok khas dan pembawaan yang santun, ia berhasil memikat hati juri maupun penonton di rumah. Langkahnya di kompetisi tersebut tak main-main.

Ia mampu bertahan hingga menembus babak 9 besar. Sebuah pembuktian bahwa kualitas vokalnya memang bukan kaleng-kaleng. Selama berada di kompetisi, Deswa konsisten menunjukkan performa stabil. Ia punya magnet tersendiri saat memegang mikrofon. Penonton selalu antusias menunggu gilirannya tampil.

Industri musik dangdut memang selalu punya cara untuk melahirkan bintang baru. Namun, sosok Deswa punya tempat tersendiri bagi mereka yang mengikuti perjalanan awal kompetisi tersebut. Kepergiannya menjadi pengingat bahwa usia hanyalah rahasia Tuhan. Karier yang dirintis dari bawah dengan kerja keras, terkadang harus berhenti di tengah jalan oleh kondisi kesehatan yang tak bisa diprediksi.

Duka Mendalam Rekan Seperjuangan

Kabar meninggalnya Deswa langsung memicu gelombang simpati di jagat maya. Berbagai unggahan berisi ucapan belasungkawa berseliweran di media sosial sejak kabar ini tersiar. Banyak rekan sesama musisi dangdut yang mengaku terkejut mendengar kabar duka tersebut.

Ridho, sosok yang juga lahir dari rahim kompetisi dangdut, menuliskan doa haru melalui akun pribadinya. Ia memanjatkan harapan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Sang Pencipta setelah perjuangan panjang melawan sakitnya. “Alhamdulillah… Innalillahi wa innalillahi rojiun…

Ya Allah ya Rabbi… Tempatkan sebaik-baiknya tempat di sisi-Mu ya Allah, aamiin,” tulis Ridho dalam pesan dukanya.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda