JAKARTA — Abraham Bernard Lasso resmi menuntaskan pendidikan sarjananya di London School of Economics and Political Science, kampus bergengsi dunia yang dikenal lewat bidang ilmu sosial, ekonomi, hingga kebijakan publik. Kabar gembira itu datang dari unggahan sang ayah, Ari Lasso, yang membagikan momen kelulusan putra ketiganya pada Selasa 28 Juli 2026.
Nama Abraham Bernard Lasso, atau yang akrab disapa Abe Lasso, langsung jadi perhatian publik setelah unggahan itu beredar. Bukan karena sensasi apa pun. Justru sebaliknya. Momen ini menampilkan sisi personal Ari Lasso sebagai ayah yang bangga, tapi juga tak bisa mendampingi anaknya di hari penting karena jadwal manggung yang sudah lebih dulu ditetapkan.
Abraham Bernard Lasso dan perjalanan studinya di LSE
Di keluarga, Abe dikenal dengan sapaan sederhana: Abe. Di luar rumah, publik lebih sering menyebutnya sebagai Abe Lasso. Ia merupakan putra ketiga dari Ari Lasso dan Vita Dessy Catur Purnama.
Ari Lasso menuliskan rasa bangganya secara terbuka. Dalam unggahan itu, ia menulis, "Papa bangga banget, Be. Kamu selesaiin studi S1-mu tepat waktu dengan nilai yang sangat membanggakan. Maaf Papa gak bisa datang karena harus manggung," tulis Ari Lasso dalam unggahannya, dikutip Selasa 28 Juli 2026.
Kutipan itu menjelaskan dua hal sekaligus. Ada kebanggaan. Ada juga rasa sedih karena tak bisa hadir langsung di prosesi wisuda. Panggung musik membuatnya harus absen, meski momen tersebut jelas penting bagi keluarga.
Abe lahir pada 2005 dan kini menjadi satu-satunya anak laki-laki Ari Lasso saat ini. Sebelumnya, Ari Lasso pernah memiliki seorang putra bernama Michael Lasso yang meninggal dunia pada 2002. Dari keterangan sumber, Abe tumbuh bersama saudara-saudara perempuannya dalam keluarga yang dikenal harmonis.
Kenapa kelulusan ini ramai diperhatikan
Kelulusan Abraham Bernard Lasso menarik perhatian karena LSE punya reputasi besar di dunia pendidikan tinggi. Kampus itu disebut sebagai salah satu universitas terbaik dunia, terutama di bidang ilmu sosial, ekonomi, dan kebijakan publik. Maka, ketika nama putra Ari Lasso muncul sebagai lulusan LSE, publik melihatnya sebagai pencapaian akademik yang serius, bukan sekadar kabar keluarga selebritas.
Bagi keluarga artis, momen seperti ini juga punya nilai emosional yang kuat. Orang mungkin mengenal Ari Lasso lewat panggung dan lagu Hampa, tapi unggahan ini menunjukkan sisi lain dari dirinya: seorang ayah yang ingin hadir, namun harus memilih pekerjaan yang sudah terjadwal lebih dulu.
Situasi seperti ini dekat dengan banyak keluarga pekerja di Indonesia. Kadang, momen penting memang tak selalu bisa disaksikan langsung, meski rasa bangga tetap penuh.
Abe Lasso, nama yang pelan-pelan dikenal publik
Di tengah sorotan itu, Abe tidak tampil lewat kontroversi. Namanya justru muncul karena prestasi akademik. Itu yang membuat kabar kelulusannya terasa berbeda. Singkat. Tapi kuat.
Ari Lasso juga tidak menyembunyikan harapannya. Ia mendoakan agar putranya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang makin cerah. Dari sisi keluarga, kelulusan ini jadi penanda baru. Dari sisi publik, ini memberi gambaran bahwa kehidupan pribadi seorang musisi besar juga dipenuhi fase-fase sederhana yang hangat.
Untuk Lasso, kabar ini datang di tengah perhatian warganet terhadap kehidupan para anak artis yang menempuh pendidikan di luar negeri. Namun, kasus Abe berdiri sendiri karena yang ditonjolkan bukan gaya hidup, melainkan hasil akademik dan proses yang selesai tepat waktu.
Dan kabar terbaru yang paling menempel dari unggahan Ari Lasso adalah rasa bangga itu sendiri. “Papa bangga banget,” tulisnya. Setelah itu, publik tinggal menunggu langkah Abe berikutnya, apakah akan melanjutkan studi atau menapaki jalur baru setelah resmi menyandang gelar sarjana dari LSE.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.