Kini, bola panas berada di tangan Istana. Pasar menunggu siapa sosok yang akan dipilih oleh Presiden Prabowo untuk memimpin lembaga yang menjaga detak jantung ekonomi Indonesia tersebut. Banyak pengamat ekonomi berpendapat bahwa sosok pengganti nanti harus benar-benar memiliki kredibilitas tinggi untuk menjaga kepercayaan investor internasional di tengah gejolak ekonomi global yang tidak menentu.
Dampak dan Langkah Berikutnya
Komisi XI sendiri sudah bersiap. Begitu surat dari Presiden masuk ke Senayan, proses di parlemen akan berjalan cepat. Mereka dituntut untuk membedah visi dan misi calon tersebut agar arah kebijakan moneter ke depan tidak keluar jalur. Stabilitas ekonomi nasional menjadi taruhannya.
Sejauh ini, komunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif terkait suksesi pimpinan BI masih bersifat formal. Tidak ada kasak-kusuk yang terdengar dari balik dinding ruang rapat komisi. Semua pihak tampaknya sepakat untuk menjaga agar isu pergantian ini tidak menjadi komoditas politik yang bisa mengguncang sentimen pasar modal.
Selama proses ini berlangsung, Bank Indonesia dipastikan tetap beroperasi normal. Rapat Dewan Gubernur tetap diagendakan sesuai jadwal, dan kebijakan moneter yang sudah diputuskan sebelumnya tetap berlaku. Tidak ada kekosongan kekuasaan yang berarti dalam operasional sehari-hari.
Destry Damayanti kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kapal tetap stabil sampai nama pengganti definitif disahkan oleh DPR.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.