Selasa, 28 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Ricky Kambuaya Tak Masuk Skuad Piala AFF 2026, Ini Kata Gonzales

Gelandang timnas Indonesia saat menjalani sesi latihan persiapan Piala AFF
Gelandang Ricky Kambuaya saat menjalani sesi latihan bersama timnas Indonesia. (Ilustrasi: AI)

Kabar mengejutkan datang dari pemusatan latihan tim nasional Indonesia. Nama Ricky Kambuaya tidak tercantum dalam daftar 26 pemain yang dipersiapkan pelatih John Hermand untuk berlaga di Piala AFF 2026. Absennya gelandang lincah tersebut memancing atensi banyak pihak, termasuk legenda sepak bola tanah air, Cristian Gonzales.

Pria yang akrab disapa El Loco itu tak menampik rasa kecewanya. Baginya, Kambuaya punya kualitas yang mumpuni untuk mengisi sektor tengah Garuda. Namun, ia memilih untuk tidak memprotes lebih jauh keputusan sang juru taktik anyar asal Eropa tersebut.

“Saya cuma sedih karena tidak dipanggil teman saya Ricky Kambuaya, tapi pelatih pasti punya alasan,” ujar Gonzales. Kalimat itu ia lontarkan saat menghadiri acara Trophy Tour ASEAN Hyundai Cup 2026 di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Pertaruhan Taktik John Hermand

Bagi Gonzales, Kambuaya adalah pemain dengan paket komplet. Kemampuan menjaga ritme dan visi bermain yang ia miliki sering kali menjadi pembeda di lapangan. Kendati begitu, ia sadar penuh bahwa dapur taktik adalah otoritas mutlak milik pelatih. John Hermand jelas punya pakem strategi yang tidak bisa diganggu gugat dalam membangun skuad impiannya.

John Hermand memang memikul beban berat di pundaknya. Piala AFF 2026 merupakan ujian perdana baginya di tanah air. Publik menaruh ekspektasi setinggi langit agar ia mampu memutus tren buruk Indonesia yang sudah enam kali menembus partai puncak namun selalu gagal membawa pulang trofi juara. Sebuah kutukan yang ingin segera diakhiri oleh seluruh pencinta bola tanah air.

Gonzales sendiri menaruh harapan besar pada arsitek anyar tersebut. “Apalagi ini pelatih baru pertama kali untuk dia menghadapi Piala AFF. Semoga terbaik untuk dia dan juga untuk pemain-pemain kita di tim,” kata pria yang pernah menjadi ujung tombak mematikan bagi timnas Indonesia tersebut.

Ia pun mengajak suporter untuk menyingkirkan polemik pemilihan pemain. Baginya, energi positif jauh lebih dibutuhkan oleh skuad Garuda yang kini tengah fokus mempersiapkan diri. Optimisme adalah kunci agar mental para pemain tetap terjaga sebelum turnamen dimulai.

Ujian Perdana di Bogor

Absennya Kambuaya memaksa tim pelatih untuk memaksimalkan opsi lain yang tersedia. Lini tengah Indonesia kini bergantung pada kombinasi nama-nama mentereng. Ada Marselino Ferdinan yang penuh talenta, kematangan Thom Haye, serta ketenangan Marc Klok. Mereka bertiga memikul tanggung jawab besar untuk menjaga alur serangan agar tetap tajam sepanjang turnamen.

Persaingan di Grup A terhitung sengit. Indonesia akan berjibaku melawan Kamboja, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste. Setiap poin sangat berharga untuk memastikan tiket ke fase gugur. Pelatih John Hermand tidak punya banyak waktu untuk melakukan eksperimen panjang di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Stadion Pakansari di Bogor, Jawa Barat, akan menjadi saksi bisu perjuangan perdana mereka. Laga pembuka kontra Kamboja pada Senin (27/7/2026) menjadi tolok ukur awal bagaimana racikan taktik sang pelatih bekerja di atas rumput hijau.

Publik kini menanti jawaban di lapangan, apakah keputusan untuk tidak membawa Kambuaya akan berbuah manis atau justru menjadi bumerang bagi perjalanan Garuda di Piala AFF edisi kali ini.

Kini, fokus utama timnas sepenuhnya beralih pada pematangan strategi terakhir. Para pemain yang tersisa dalam daftar 26 besar wajib menunjukkan performa terbaik mereka. Tidak ada ruang untuk keraguan. Gelar juara yang sudah lama dinanti rakyat Indonesia jadi taruhan utama di akhir turnamen nanti.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda