JAKARTA — Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo memanggil semangat seluruh kadernya dengan pesan yang tegas: kemenangan 2029 bukan pekerjaan instan, melainkan hasil dari persatuan dan perjuangan bersama.
Sambilan di penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif Partai Perindo, 29 Juli 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Angela menegaskan momentum kini adalah waktu emas bagi Perindo untuk berkonsolidasi dan mempersiapkan diri.
Acara Bimtek 2026 itu menghadirkan 380 anggota DPRD Perindo dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Angela tidak sekadar memberikan pidato motivasi, tapi menyampaikan visi strategis bagaimana partai harus bergerak di lima tahun mendatang.
“Partai politik ibaratnya adalah sebuah kapal, dan orang-orang yang ada di dalamnya adalah pelaut-pelautnya. Tidak ada pelaut yang bisa sampai pada tujuan tanpa sebuah kapal, tapi tidak ada sebuah kapal yang bisa berlayar tanpa orang-orang yang andal,” kata Angela menggunakan analogi yang kuat untuk menggambarkan sinergi antara organisasi dan sumber daya manusia.
Persatuan Sebagai Fondasi Kemenangan
Angela menekankan bahwa tidak ada jalan pintas menuju kemenangan. Ia mengutip pesan dari Ketua Majelis Persatuan Partai Hary Tanoesoedibjo (HT), menegaskan bahwa momentum saat ini adalah kunci kesuksesan lima tahun ke depan. Pesan itu sederhana namun mendasar: tanpa persatuan, tidak akan ada kemenangan yang bermakna.
“Saya ingin mengingatkan, tidak ada kemenangan besar yang bisa diraih dengan instan, tidak ada kemenangan yang bermakna tanpa persatuan, dan tidak ada kemenangan yang berarti tanpa perjuangan,” ujarnya dengan penekanan. Framing ini mencerminkan pemahaman Angela bahwa konsolidasi internal adalah prasyarat sebelum menghadapi kompetisi pemilu yang ketat.
Dalam konteks perpolitikan Indonesia yang dinamis, pernyataan Angela menjadi sinyal bahwa Perindo telah menetapkan strategi jangka panjang. Bukan sekadar kampanye musiman, tetapi persiapan sistematis yang melibatkan ratusan anggota legislatif di tingkat daerah—ujung tombak pemenangan pemilu.
Apresiasi kepada Legislator Berprestasi
Selama Bimtek berlangsung, Angela juga memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota legislatif Perindo yang dinilai menunjukkan kinerja luar biasa. Salah satunya ialah Syamsuriansyah, anggota Fraksi Perindo DPRD Kabupaten Lombok Barat, yang disebut Angela aktif memperjuangkan dan mengawal alokasi anggaran daerah demi kepentingan masyarakat.
Penghargaan ini bukan sekedar formalitas. Ini adalah cara Angela untuk menunjukkan bahwa DPP terus memantau performa kader di daerah, dan kinerjanya yang nyata di lapangan—seperti mengawal APBD dan turun langsung ke masyarakat—adalah acuan untuk kemenangan bersama. Pesan implisit: legislator yang aktif dan responsif adalah aset berharga menjelang pemilu.
Mobilisasi Barisan Menjelang 2029
Angela mengajak seluruh pengurus dan kader di setiap daerah untuk merapatkan barisan. Perindo, katanya, sedang mempersiapkan langkah besar menuju 2029. Framing ini berbeda dari gaya pembicaraan yang berisi janji bombastis—Angela fokus pada proses, konsolidasi, dan kerja keras internal.
“Saya yakin kalau kita bersama-sama, kita berjuang bersama-sama, kemenangan akan kita pegang di 2029,” tegasnya dengan nada yang meyakinkan. Kalimat ini menjadi semacam mantra yang menggabungkan aspirasi dengan tanggung jawab kolektif: kemenangan bukan sekadar harapan, tapi hasil kerja sama yang terukur.
Strategi yang Angela tawarkan mencerminkan pelajaran dari pemilu-pemilu sebelumnya: partai yang menang adalah yang mampu menjaga kohesi internal, memastikan legislator di grassroot tetap termotivasi, dan membangun narasi yang konsisten. Dengan Bimtek yang melibatkan ratusan peserta dan pesan yang jelas, Perindo sedang membangun fondasi untuk kompetisi 2029.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.