Jumat, 31 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Bermula dari Kasur, Sarwendah Curiga Ruben Onsu Selingkuh

Sarwendah curiga Ruben Onsu selingkuh dari kiriman kasur
Kasur yang dikirim ke apartemen Pondok Indah jadi titik awal kecurigaan Sarwendah terhadap Ruben Onsu. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Sarwendah Curiga Ruben Onsu Selingkuh setelah sebuah kiriman kasur masuk ke apartemen Pondok Indah yang dulu ia tempati. Cerita itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di podcast Denny Sumargo, dan kembali memantik pembahasan soal hubungan rumah tangga keduanya pada Jumat, 31 Juli 2026.

Bagian yang membuat Sarwendah gelisah bukan cuma soal barang yang datang. Ia mengaku sama sekali tidak memesan kasur itu. Dari situlah, kecurigaan berkembang. Ia kemudian menanyakan langsung kepada petugas keamanan untuk memastikan siapa yang mengirim dan untuk siapa barang tersebut ditujukan.

Kasur yang datang, lalu kecurigaan muncul

Sarwendah menjelaskan, kiriman itu datang ke rumah di Pondok Indah saat ia tengah membahas kepindahannya dari apartemen ke hunian baru. Menurut pengakuannya, pertanyaan sederhana soal kasur justru membuka dugaan lain di kepalanya. Ia menilai barang itu seperti bukan untuk dirinya.

Ucapan Sarwendah di podcast Denny Sumargo jadi inti dari cerita ini. Ia menyebut, “Ada kiriman Kasur barulah ke rumah Pondok Indah. Kasur buat siapa? aku nggak pesen gitu. ‘Disuruh bapak kirim ke apartemen’,” kata Sarwendah dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo, Jumat 31 Juli 2026.

Setelah itu, Sarwendah mengaku sempat berpikir Ruben sudah menyiapkan rencana tinggal bersama orang lain di apartemen tersebut. Ia juga mengatakan ada petugas keamanan yang sempat dimarahi Ruben karena peristiwa pengiriman kasur itu akhirnya diketahui olehnya.

Kalimat itu terdengar sederhana, tapi efeknya besar. Dari satu kiriman barang, percakapan soal rumah tangga mereka kembali terbuka ke publik.

Respons kubu Ruben Onsu

Pihak Ruben Onsu tidak tinggal diam. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, ia memberi penjelasan dalam tayangan YouTube Intens Investigasi. Minola menegaskan bahwa kasur yang dimaksud bukan barang aneh atau simbol rencana tertentu, melainkan bagian dari kerja sama promosi.

“Ruben itu kan salah satu endorse-nya tempat tidur, kasur. Jadi akhirnya sekarang yang dibicarakan kasur, pengantarnya diomongin. Loh,” kata Minola.

Minola juga meminta tudingan itu dibuktikan. Ia menilai, tanpa bukti, pernyataan seperti itu hanya akan bergerak ke wilayah fitnah. Nada bantahannya jelas. Ia ingin perkara ini dibaca sebagai urusan kerja sama promosi, bukan sebagai petunjuk adanya perselingkuhan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda