Komitmen pada Kebebasan Pers
Di balik ketegangan tersebut, Deddy memastikan dirinya punya posisi tegas terhadap pers. Ia mengklaim tidak pernah berniat menghalangi tugas jurnalis di parlemen. Rapat kerja antara Komisi II DPR dan pemerintah pun, katanya, selalu bersifat terbuka.
Masyarakat hingga wartawan punya akses penuh untuk meliput kegiatan tersebut. Ia justru melihat peran pers sebagai pilar penting demokrasi yang harus dijaga. Transparansi adalah nafas dari setiap rapat yang ia hadiri. Oleh karena itu, tuduhan anti-pers adalah hal yang sangat jauh dari karakter politik yang ia bangun selama ini.
Kini, Deddy memilih untuk tenang dan berharap publik bisa melihat duduk perkara secara jernih. Ia meyakini bahwa rekam jejaknya selama berada di parlemen akan membuktikan keberpihakannya pada kerja-kerja jurnalistik. Persoalan “Gerombolan Sirkus” ia harapkan selesai di sini, setelah klarifikasi terbuka ini dilayangkan ke ruang publik.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan lanjutan dari pihak KWP terkait klarifikasi resmi yang diberikan Deddy Sitorus. Urusan teknis di ruang rapat yang sempat riuh pun kini sudah kembali normal, dengan pengawasan ketat dari pihak kesekjenan DPR agar tidak terjadi penumpukan massa di area yang tidak semestinya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.