JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Era suku bunga tinggi, dengan Bank Indonesia menetapkan bunga acuan 6,00% dan The Fed di kisaran 5,50%, justru membuka peluang menarik bagi investor yang mencari instrumen berisiko rendah namun dengan imbal hasil menggiurkan. Daripada berjudi di saham gorengan, ada tujuh pilihan investasi lebih aman yang menawarkan potensi cuan minimal 5,5%.
Kondisi pasar saat ini ideal untuk mengamankan dana sambil menikmati bunga yang kompetitif, terutama bagi mereka yang memprioritaskan stabilitas dan perlindungan modal. Berikut adalah tujuh instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan cerdas di tengah tingginya suku bunga.
1. Deposito Bank: Raja Bunga Tinggi
Deposito bank tetap menjadi primadona investasi rendah risiko. Per Juli 2026, return deposito berada di kisaran 5,75% hingga 6,50% per tahun. Keunggulannya, dana deposito dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar, memberikan kepastian penuh.
Meski dana akan terkunci selama 1 hingga 12 bulan sesuai tenor pilihan, deposito sangat cocok untuk dana darurat atau tujuan keuangan jangka pendek kurang dari satu tahun. Pilihlah bank BUMN karena seringkali menawarkan bunga kompetitif, dengan tenor 6 bulan pada bunga 6% menjadi pilihan paling pas.
2. SBN Ritel: ORI & SR
Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk Ritel (SR), menawarkan kupon sekitar 6,25% hingga 6,45% yang dibayarkan setiap bulan. Instrumen ini dijamin penuh oleh negara, menjadikannya sangat aman. Selain itu, SBN Ritel bisa diperdagangkan di pasar sekunder, memberikan fleksibilitas.
Namun, SBN Ritel memiliki kuota terbatas saat masa penawaran sehingga investor harus berebut. Instrumen ini ideal bagi investor pemula yang menginginkan pendapatan pasif dan rutin. Investor bisa menantikan penerbitan ORI028 yang diperkirakan sekitar Oktober 2026.
3. Reksadana Pasar Uang (RDPU)
RDPU menawarkan return sekitar 5,5% hingga 6,2% per tahun, meskipun fluktuatif mengikuti pergerakan BI Rate. Kelebihan utamanya adalah likuiditas tinggi, di mana dana bisa cair dalam satu hari kerja, dan tidak dikenakan pajak 20% seperti deposito. RDPU cocok untuk memarkir dana sementara sambil menunggu momen investasi lain.
Banyak platform investasi menawarkan RDPU dari berbagai manajer investasi, seperti BCA, Mandiri, Bibit, dan Bareksa, yang bisa menjadi pilihan menarik.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.