MEDAN — Inovasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara terus menarik perhatian kantor wilayah lain. Pada Kamis (10 September), dua kanwil datang untuk studi tiru ke Imigrasi Sumut sekaligus berbagi pengalaman dalam pelayanan, pengawasan, dan pengelolaan kehumasan keimigrasian.
Rombongan pertama dari Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Junita Sitorus. Sementara rombongan kedua dari Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu dipimpin Kepala Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal Panogu H.D. Sitanggang. Keduanya diterima Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara Dr. Parlindungan, S.H., M.H.
Pertemuan ini menunjukkan bagaimana kantor-kantor regional imigrasi saling belajar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Junita Sitorus secara khusus mengapresiasi sejumlah inisiatif yang dikembangkan Imigrasi Sumut, termasuk Immigration Lounge, Desa Binaan Imigrasi (DBI), program Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa), serta pengelolaan media sosial yang dinilainya layak menjadi referensi bagi wilayah lain.
“Program-program tersebut menunjukkan upaya nyata memperluas akses layanan sekaligus mendekatkan imigrasi dengan masyarakat,” kata Junita dalam kunjungan tersebut.
Pertukaran pengalaman untuk kualitas pelayanan
Parlindungan menerima kunjungan tersebut dengan antusias. Dia melihat pertukaran pengalaman antarkantor wilayah sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas keimigrasian secara keseluruhan.
“Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan di Sumatera Utara. Harapannya, apa yang dipelajari dalam kunjungan ini dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Kanwil Imigrasi Sumut menekankan bahwa setiap inovasi yang dikembangkan berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan didukung oleh satuan kerja yang solid. Menurutnya, kantor wilayah memegang peran penting sebagai pemersatu visi dan penentuan arah strategi organisasi.
“Kantor wilayah harus menjadi pemersatu visi, menentukan arah yang tepat dan jelas, sehingga lahir kinerja PRIMA yang berorientasi pada masyarakat,” tegas Parlindungan.
Komitmen memperkuat 15 program aksi menteri
Ke depan, Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara berkomitmen terus memperkuat pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kanwil ini juga akan mendorong penuh semangat “Imigrasi untuk Rakyat” yang digaungkan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.
Bagi Parlindungan dan jajaran Imigrasi Sumut, kolaborasi dan budaya saling belajar antarsatuan kerja menjadi kunci utama dalam membangun layanan keimigrasian yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan pola pertukaran ilmu ini, diharapkan setiap kanwil dapat mengadaptasi praktik terbaik sesuai konteks lokal masing-masing.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.