JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT) akan kembali menyapa bumi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Ini adalah gerhana pertama yang jalurnya melintasi Eropa setelah dua dekade, menjanjikan tontonan spektakuler bagi jutaan orang di benua tersebut.
Meski Indonesia tidak akan dilewati jalur gerhana total, masyarakat di sejumlah wilayah masih dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian. Provinsi Bangka Belitung termasuk salah satu daerah yang berkesempatan mengamati peristiwa astronomi ini.
Jadwal Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 dalam WIB
Gerhana Matahari 2026 diprediksi akan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. Untuk wilayah Indonesia bagian barat, berikut adalah perkiraan waktu puncak kejadian dalam Waktu Indonesia Barat (WIB):
| Tahap Gerhana | Waktu WIB | Keterangan |
|---|---|---|
| Kontak 1: Mulai | 16:28 WIB | Piringan bulan mulai menyentuh matahari |
| Puncak Gerhana | 17:47 WIB | Penutupan matahari paling besar |
| Kontak 4: Selesai | 19:00 WIB | Bulan lepas dari matahari |
Perlu dicatat, waktu yang disebutkan bisa berbeda sekitar 3-5 menit tergantung pada posisi geografis masing-masing daerah.
Wilayah Indonesia yang Bisa Menyaksikan Gerhana
Sayangnya, jalur utama Gerhana Matahari Total tidak akan melintasi wilayah Indonesia. Namun, sebagian besar wilayah Indonesia masih berkesempatan menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian.
Wilayah yang bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian meliputi Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Bagian Barat. Di wilayah-wilayah ini, termasuk Bangka Belitung, piringan matahari diperkirakan akan tertutup antara 10% hingga 20% oleh bulan. Fenomena ini memberikan pemandangan menarik di mana matahari akan terlihat seperti “tergigit” sedikit.
Adapun wilayah yang tidak akan dapat mengamati gerhana ini adalah Maluku, Papua, dan Sulawesi Bagian Timur.
Jalur Gerhana Matahari Total 2026: Greenland hingga Spanyol
Gerhana Matahari Total 2026 akan melewati jalur yang membentang dari Samudra Arktik, melewati Greenland, Islandia, Spanyol, hingga Portugal. Durasi terlama fase total gerhana ini diperkirakan mencapai 2 menit 18 detik, terjadi di atas Samudra Arktik. Ini menjadi peristiwa Gerhana Matahari Total pertama yang dapat disaksikan oleh jutaan penduduk di Eropa dalam dua dekade terakhir, menjadikannya momen yang sangat dinantikan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.