JAKARTA, JOURNALARTA.COM – OpenAI resmi mengumumkan pemangkasan harga besar-besaran untuk model AI skala kecil dan menengah, Luna serta Terra, berlaku mulai Agustus 2026. Penurunan harga ini disebut mencapai 80 persen untuk model Luna, menandai upaya OpenAI untuk menjadikan teknologi kecerdasan buatan lebih terjangkau dan mendorong adopsi yang lebih luas di kalangan developer, UMKM, dan startup.
Langkah strategis ini dipercaya akan memicu gelombang inovasi baru, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, di mana biaya sering menjadi hambatan utama dalam mengadopsi teknologi canggih.
Daftar Harga Baru Model AI OpenAI per Agustus 2026
Berdasarkan pengumuman resmi OpenAI minggu ini, berikut adalah rincian harga terbaru per 1 juta token untuk model-model AI mereka:
| Model | Input Sebelum | Input Baru | Output Sebelum | Output Baru |
|---|---|---|---|---|
| Luna | $1.00 | $0.20 | $6.00 | $1.20 |
| Terra | $2.50 | $2.00 | $15.00 | $12.00 |
| Sol | Tetap | Tetap | Tetap | Tetap |
Model Luna mengalami penurunan harga input sebesar 80 persen dan output juga 80 persen. Sementara itu, Terra turun 20 persen untuk input dan outputnya. Model flagship, Sol, tetap mempertahankan harga sebelumnya tanpa perubahan.
Alasan OpenAI Memotong Harga: Persaingan Ketat di Pasar AI
OpenAI menyebutkan beberapa faktor pendorong di balik keputusan pemotongan harga ini. Salah satu alasan utamanya adalah persaingan sengit dengan kompetitor, khususnya dari China.
Munculnya model open-source yang lebih murah seperti Z.ai GLM-5.2 dari China telah memaksa OpenAI untuk bersaing lebih agresif di pasar harga. Persaingan ini bukan hanya datang dari model open-source, tetapi juga dari pemain besar lainnya seperti Anthropic.
Model Claude Sonnet 4.6 milik Anthropic memiliki harga $3 untuk input dan $15 untuk output per 1 juta token. Dengan harga baru, model Terra dari OpenAI kini lebih kompetitif, yaitu $2 untuk input dan $12 untuk output per 1 juta token.
Selain itu, OpenAI juga ingin mendorong adopsi teknologi AI yang lebih luas. Banyak CEO perusahaan melaporkan bahwa biaya tinggi menjadi salah satu hambatan utama dalam mengintegrasikan AI ke dalam operasional mereka. Dengan harga baru, tugas-tugas yang sebelumnya memerlukan model Sol yang lebih mahal, kini bisa dikerjakan oleh Luna dengan biaya yang jauh lebih efisien.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.