Sabtu, 1 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

10 Saham Terbaik Agustus 2026: Rekomendasi Analis + Sektor Paling Cuan

rekomendasi 10 saham terbaik agustus 2026 bmri bbca ptba asii
10 Saham Terbaik Agustus 2026: Rekomendasi Analis + Sektor Paling Cuan. Credit: Dok. JournalArta

Kelompok B: Saham Dividen Tinggi – untuk Investor Konservatif

Bagi investor yang mencari passive income, khususnya saat pasar cenderung bergerak sideways, saham-saham dengan dividen tinggi menjadi pilihan menarik.

  • PTBA (PT Bukit Asam Tbk): Memiliki DPR 75,04% dengan dividend yield mencapai 12,69%.
  • PGAS (PT Perusahaan Gas Negara Tbk): Menawarkan DPR 80,57% dan dividend yield 8,31%.
  • BMRI (Bank Mandiri): Kembali masuk dalam kategori ini dengan DPR 78%, menunjukkan kekuatan ganda sebagai saham perbankan fundamental dan pembagi dividen yang konsisten.

Kelompok C: Saham Otomotif & Konsumsi – Ada Katalis

Sektor otomotif dan konsumsi diprediksi mendapatkan dorongan dari event-event besar dan pemulihan daya beli.

  • ASII (Astra International): Rekomendasi di-upgrade dari HOLD menjadi BUY, dengan target harga Rp6.400 dari harga saat ini Rp4.890.
  • AUTO (Astra Otoparts): Direkomendasikan BUY dengan target harga Rp3.500 dari Rp2.460.
  • DRMA (Dharma Polimetal): Direkomendasikan BUY dengan target harga Rp1.250 dari Rp940.

Kelompok D: Saham Konsumsi & Lainnya

Selain sektor-sektor di atas, beberapa saham konsumsi juga tetap menjadi perhatian.

  • UNVR (Unilever Indonesia): Target harga Rp3.200.
  • ICBP (Indofood CBP Sukses Makmur): Target harga Rp11.500.
  • INDF (Indofood Sukses Makmur): Target harga Rp9.400.

Sumber data rekomendasi saham ini berasal dari riset Ciptadana Sekuritas dan Mirae Asset.

Strategi Portofolio Agustus 2026 Menurut Profil Risiko

Analis dari Mirae Asset memberikan panduan porsi ideal untuk portofolio investasi berdasarkan profil risiko investor:

Profil Porsi Saham Strategi
Konservatif 20% – 35% Fokus pada saham defensif dan dividen tinggi seperti PTBA, PGAS, dan BMRI.
Moderat 40% – 60% Menggabungkan saham defensif dengan saham siklikal, contohnya BBCA, ASII, dan UNVR.
Agresif 65% – 80% Berinvestasi pada saham growth dan volatilitas tinggi, termasuk DRMA, AUTO, dan sektor teknologi.

Tiga kunci sukses untuk investasi di 2026 meliputi diversifikasi lintas sektor, penggabungan saham fundamental kuat dengan potensi pertumbuhan, serta melakukan rebalancing portofolio secara berkala setiap tiga bulan untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar.

Sektor yang Perlu Diwaspadai

Beberapa sektor memerlukan perhatian lebih karena potensi volatilitas atau ketergantungan pada harga komoditas global. Sektor teknologi di Amerika Serikat, misalnya, masih menunjukkan volatilitas, di mana saham seperti NVDA dan MSFT mengalami kenaikan, namun Apple (AAPL) sempat terkoreksi -7,35%. Sementara itu, sektor komoditas seperti PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan menarik jika harga batubara dan nikel global kembali pulih.

Agustus 2026 dapat menjadi momentum akumulasi yang baik bagi investor jangka panjang. Fokus pada bank besar, saham dividen, dan sektor otomotif yang memiliki katalis kuat diperkirakan akan memberikan imbal hasil yang optimal.

Disclaimer: Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Selalu lakukan riset mendalam, cek laporan keuangan terbaru, dan jangan menginvestasikan seluruh dana pada satu sektor saja.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda