Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Elvi Diana inisiasi gerakan penataan lingkungan di Bangka Barat

Tim penataan lingkungan membersihkan lahan kosong dan semak belukar di Bangka Barat dalam inisiatif Elvi Diana
Program penataan lingkungan Bangka Barat akan berlangsung berkelanjutan hingga akhir tahun melibatkan kolaborasi lintas institusi. (Ilustrasi: AI)

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elvi Diana, turun langsung menggerakkan aksi bersih-bersih besar-besaran di Mentok, Bangka Barat. Politisi PDI Perjuangan ini menggandeng PLN untuk menyisir lahan kosong, hutan kecil, hingga semak belukar yang selama ini dibiarkan terbengkalai dan merusak pemandangan kota.

Gerakan yang mulai bergulir akhir pekan ini bukan sekadar pamer kegiatan di depan publik. Elvi menegaskan bahwa aksi ini akan terus berjalan secara bertahap hingga penghujung tahun nanti. Targetnya jelas: mengubah wajah Mentok yang tadinya tampak kumuh menjadi area yang tertata rapi dan layak dipandang.

Ancaman di Balik Lahan Terbengkalai

Kondisi lahan kosong yang dibiarkan rimbun oleh semak belukar memang menyimpan masalah laten bagi warga Mentok. Area-area tersebut acap kali berubah menjadi tempat pembuangan sampah liar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dampaknya, muncul bau tak sedap dan lingkungan jadi terlihat kotor.

Elvi melihat fenomena ini bukan cuma soal estetika. Ia khawatir lahan tak terurus itu justru memicu masalah kesehatan bagi penduduk sekitar. “Kawasan yang terbengkalai tidak hanya mengurangi estetika kota, tetapi juga berpotensi menjadi tempat berkembangnya sampah dan menimbulkan persoalan lingkungan,” ujar Elvi saat ditemui di sela-sela pemantauan lokasi, Minggu (12/5).

Ia menambahkan, kenyamanan warga adalah prioritas utama. Ketika lingkungan tertata, kesehatan dan kualitas hidup masyarakat otomatis akan membaik. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang menggunung di sudut-sudut lahan mati. Tidak ada lagi semak belukar yang menutupi akses jalan warga.

Kolaborasi Lintas Institusi

Membersihkan wajah kota seluas Bangka Barat tidak bisa dikerjakan sendirian. Elvi sadar betul ia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. PLN menjadi mitra awal yang bergerak, namun Elvi telah melempar sinyal kuat agar instansi lain juga turun tangan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah masuk dalam daftar koordinasi untuk memastikan penataan berjalan sesuai standar lingkungan.

Tidak berhenti di situ, Elvi juga menantang korporasi besar yang beroperasi di wilayah tersebut untuk menunjukkan tanggung jawab sosialnya. Ia secara gamblang menyebut PT Timah Tbk, Bank Mandiri, serta Bank SumselBabel agar mau peduli terhadap lahan-lahan kosong milik perusahaan yang kondisinya sekarang sangat memprihatinkan.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda