Ranbir Kapoor ditempatkan sebagai pusat lewat peran ganda, sementara Yash memperoleh honor besar dengan tambahan tanggung jawab co-production. Komposisi seperti ini memperlihatkan bahwa film tidak hanya menjual nama besar, tapi juga struktur kerja yang berbeda di belakang layar.
Soal kompensasi, perhatian publik memang kerap berhenti di angka. Tapi di proyek seperti Ramayana, angka itu juga menandai bagaimana studio dan para bintang membaca besarnya risiko sekaligus peluang. Ada yang menerima bayaran tinggi. Ada yang mengambil peran produksi. Ada pula yang memilih melepas fee.
Dan justru di situ letak daya tarik berita ini. Daftar honor pemain Ramayana bukan cuma soal siapa dibayar paling besar, melainkan juga tentang bagaimana proyek ini disusun untuk membawa sejumlah nama besar ke dalam satu paket yang sama.
Ranbir Kapoor memimpin daftar dengan Rs 150 crore, Yash di Rs 100 crore, sementara nama-nama lain tetap menegaskan bahwa film ini sedang dibangun sebagai produksi besar dengan banyak kepentingan yang bertemu dalam satu layar.
Rincian yang dibuka itu juga memberi satu pesan sederhana: film ini sejak awal tidak didesain setengah hati. Angka-angka tersebut, bersama keputusan Vivek Oberoi yang melepas honornya, membuat perhatian terhadap Ramayana belum selesai di level cerita. Fokus berikutnya akan bergeser ke bagaimana para pemain itu akhirnya tampil ketika filmnya benar-benar dirilis.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.