Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Hasil Women’s Open: Shiho Kuwaki Juara Usai Insiden Bola di Playoff

Hasil Women’s Open
Hasil Women’s Open

LYTHAM — Shiho Kuwaki mencatatkan sejarah gemilang dengan meraih gelar mayor pertamanya di ajang Women’s Open edisi ke-50 yang berakhir dramatis di Royal Lytham & St Annes. Pegolf berusia 23 tahun asal Jepang ini memastikan trofi juara setelah memenangkan babak playoff melawan Esther Henseleit dalam skenario yang sulit dipercaya.

Pertandingan puncak ini menyajikan tensi tinggi sejak awal. Henseleit sempat menjaga asa melalui birdie menawan dari jarak 45 kaki di lubang terakhir waktu regulasi, yang memaksanya masuk ke babak tambahan dengan skor total lima di bawah par. Namun, keberuntungan tampaknya memihak Kuwaki saat memasuki lubang playoff pertama.

Insiden Tak Terduga di Playoff

Momen penentu terjadi pada lubang playoff kedua. Henseleit melakukan pukulan tee shot yang melebar ke arah kanan dan mengenai kaki seorang relawan (marshal). Bola tersebut memantul masuk ke semak-semak gorse, yang secara teknis memangkas peluangnya untuk melakukan up-and-down yang mulus.

Meski Henseleit mampu mengembalikan bola ke fairway, Kuwaki yang tampil konsisten berhasil mengamankan par untuk mengunci kemenangan.

Kuwaki sendiri tidak menyangka akan meraih gelar ini, mengingat tahun lalu ia gagal lolos kualifikasi di Royal Porthcawl. Kemenangannya ini menegaskan dominasi Jepang di ajang Women’s Open setelah Miyu Yamashita memenangkan turnamen serupa sebelumnya. “Sebagai pemain Jepang, bisa menang lagi adalah perasaan yang luar biasa,” ujar Kuwaki setelah pertandingan.

Tekanan di Hari Terakhir

Sebelum drama playoff tersaji, turnamen ini diwarnai oleh tekanan besar yang dialami para pemimpin klasemen. Yealimi Noh yang memimpin dengan selisih tiga pukulan setelah 54 lubang perlahan kehilangan ritme permainannya. Noh akhirnya harus puas finis di posisi ketiga dengan skor empat di bawah par setelah mencatatkan 74 di putaran final.

Sementara itu, bintang dunia Nelly Korda tampil solid dengan skor 68—putaran terendah di antara 13 besar—yang mengantarnya naik ke posisi keempat. Di sisi lain, Anna Nordqvist yang bermain sambil merangkap tugas sebagai kapten Solheim Cup tim Eropa mengakui kelelahan mental yang ia alami.

Nordqvist menyelesaikan turnamen dengan skor 68, namun mengakui bahwa membagi fokus antara bermain dan mengurus seleksi tim merupakan tugas yang sangat menguras tenaga.

Bagi para penikmat golf, hasil ini menjadi pengingat bahwa di level mayor, presisi pukulan dan faktor keberuntungan sering kali menentukan takdir. Kegagalan Henseleit bukan sekadar soal teknik, melainkan nasib yang berbelok karena insiden fisik di lapangan. Kemenangan ini sekaligus menempatkan Kuwaki sebagai salah satu talenta muda yang patut disorot dalam persaingan golf dunia di masa depan.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda