Kim menyebut kualitas kipernya sebagai fondasi utama. Meski detail taktiknya masih tersimpan rapat, sinyal yang dilepaskan sang pelatih cukup jelas. Vietnam kemungkinan besar bakal menerapkan pendekatan yang lebih pragmatis.
Mereka tidak akan memaksakan diri tampil terbuka jika itu berarti membiarkan ruang di tengah semakin lebar. Fokus utama mereka mungkin adalah menumpuk pemain di area pertahanan untuk membendung serangan Indonesia.
Kondisi ini tentu saja menjadi angin segar bagi pelatih Indonesia, John Herdman. Skuad Garuda saat ini berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan hasil positif di laga-laga sebelumnya. Thom Haye sedang dalam performa terbaiknya. Catatan satu gol dan tiga assist yang ia bukukan sejauh ini menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Vietnam yang sedang goyah.
Peluang Indonesia untuk mengeksploitasi area tengah Vietnam terbuka sangat lebar. Jika Haye dan kolega mampu menguasai lapangan tengah, distribusi bola ke lini depan akan semakin leluasa. Apalagi, beban moral Vietnam kini justru semakin berat setelah pelatihnya sendiri mengungkap kerentanan tim ke publik.
Pertandingan Senin nanti bukan sekadar adu taktik antara Kim Sang-sik dan John Herdman. Pemenang laga ini akan mengunci posisi puncak klasemen Grup A. Bagi Vietnam, ini adalah ujian sesungguhnya untuk membuktikan apakah mereka sanggup menutup celah di tengah dengan disiplin yang lebih ketat atau justru akan menelan pil pahit di markas Indonesia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.