Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Kapan Sebenarnya Ruben Onsu dan Sarwendah Cerai? Konfliknya Memanas Terus!

Kapan Sebenarnya Ruben Onsu dan Sarwendah Cerai? Konfliknya Memanas Terus!
Kapan Sebenarnya Ruben Onsu dan Sarwendah Cerai? Konfliknya Memanas Terus!

JAKARTA — Ruben Onsu dan Sarwendah cerai resmi lewat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2024, setelah gugatan perceraian yang diajukan Ruben tercatat pada 11 Juni 2024. Pertanyaan publik soal kapan keduanya benar-benar berpisah kembali ramai karena konflik rumah tangga mereka terus mencuat ke ruang publik.

Yang membuat kasus ini tak kunjung reda, akar masalahnya ikut dibuka lagi lewat pengakuan Sarwendah di media sosial pada 2 Agustus 2026, menurut Liputan6.com. Di saat yang sama, proses hukum yang menutup pernikahan keduanya sebenarnya sudah berjalan sejak pertengahan 2024, dengan sidang perdana digelar pada 9 Juli 2024 di PN Jakarta Selatan.

Kronologi Ruben Onsu dan Sarwendah cerai dari awal retak

Retaknya hubungan keduanya mulai menyita perhatian setelah Sarwendah mengaku sudah tidak lagi tinggal serumah dengan Ruben. Pernyataan itu ia sampaikan usai keluar dari rumah sakit pada 29 April 2024. Dari titik itulah spekulasi tentang kondisi rumah tangga pasangan yang lama dikenal harmonis ini mulai liar di media sosial.

Tidak lama setelah kabar itu berembus, Ruben mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Gugatan tersebut didaftarkan dengan nomor perkara 551/Pdt.G/2024/PN JKT.SEL. Waktu itu, publik mulai mencari jawaban atas pertanyaan yang sama: kapan sebenarnya Ruben Onsu dan Sarwendah cerai?

Jawabannya ada di jalur hukum. Rumah tangga mereka berakhir lewat putusan pengadilan pada 2024, bukan sekadar dari kabar yang beredar di media sosial. Jadi, yang paling tepat dilihat adalah momen ketika proses perceraian resmi dimulai pada Juni 2024 dan kemudian diputus oleh pengadilan pada tahun yang sama.

Isi gugatan Ruben hanya soal perceraian

Dalam dokumen gugatannya, Ruben hanya meminta satu hal: pernikahan diputus karena perceraian. Tidak ada tuntutan soal pembagian harta bersama maupun hak asuh anak dalam berkas yang diajukan itu. Keterangan ini kemudian ditegaskan oleh Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tumpanuli Marbun.

“Untuk gugatan perceraian yang diajukan penggugat (Ruben Onsu) terhadap tergugat (Sarwendah) hanya membahas satu persoalan saja,” kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Tumpanuli Marbun.

“Penggugat hanya memohon agar perkawinan yang dilakukan antara penggugat dan tergugat putus karena perceraian,” tambahnya.

Keterangan ini penting karena menutup ruang tafsir yang terlalu jauh. Di tengah ramai isu lain yang ikut menyeret nama keduanya, berkas perkara menunjukkan bahwa permintaan Ruben saat itu fokus pada pemutusan ikatan perkawinan, bukan sengketa lanjutan yang lain.

Sidang berjalan tanpa kehadiran Sarwendah

Sidang perdana perkara perceraian itu digelar pada 9 Juli 2024. Setelah itu, proses berlanjut melalui tahapan pemeriksaan administrasi, mediasi, pembuktian, sampai penyampaian kesimpulan. Namun, dari awal persidangan, Sarwendah sebagai pihak tergugat tidak pernah hadir.

Ketidakhadiran itu membuat sidang tetap bergerak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Upaya damai atau rujuk juga tidak ditempuh oleh kedua pihak. Dari sisi hukum, jalan cerainya memang mengarah lurus ke putusan pengadilan. Cepat, tapi panas.

Buat publik, detail ini menjelaskan kenapa perceraian mereka terasa seperti terus berlanjut di ruang obrolan meski secara hukum sudah selesai. Proses di pengadilan menuntaskan status, tapi percakapan di media sosial belum ikut berhenti. Setiap pengakuan baru, cuplikan CCTV, atau potongan pernyataan lama langsung memancing ulang perhatian.

Kenapa isu ini masih terus dibahas

Menurut Liputan6.com, Sarwendah kemudian buka suara soal dugaan perselingkuhan Ruben yang disebutnya sudah terjadi sejak 2017. Dalam unggahan pada 2 Agustus 2026, ia juga menyinggung bahwa narasi yang beredar selama ini kerap menyudutkan posisinya sebagai ibu. Di laporan yang sama, disebut pula ada rekaman CCTV pertengkaran pada 4 Maret 2024 yang ikut memanaskan percakapan publik.

Masih dari sumber yang sama, persoalan lain yang ikut muncul adalah penghentian nafkah anak sejak Desember 2025 dan urusan finansial, termasuk utang serta alokasi dana untuk pihak ketiga. Semua itu membuat publik tidak hanya bertanya soal kapan Ruben Onsu dan Sarwendah cerai, tapi juga kenapa konflik mereka masih terus melebar setelah putusan pengadilan.

Dari kacamata pembaca, kasus ini menunjukkan satu hal sederhana: perceraian selebritas jarang selesai hanya di meja hakim. Begitu status hukum selesai, ruang publik justru membuka babak baru. Potongan unggahan, bukti rekaman, dan bantahan dari masing-masing kubu bisa bertahan jauh lebih lama daripada putusan yang menutup perkara.

“Pengkhianatan pertama” yang diakui Sarwendah menjadi salah satu kalimat yang paling banyak dikutip ulang di linimasa, karena dari situlah publik merasa mendapatkan penjelasan atas retaknya rumah tangga yang dulu tampak baik-baik saja. Tapi pada titik ini, fakta yang tak berubah tetap sama: pernikahan Ruben Onsu dan Sarwendah sudah diputus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2024.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda