Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Spider-Man: Brand New Day Bukukan $355 Juta di Amerika Utara

Spider-Man
Spider-Man: Brand New Day mencatat pembukaan besar di Amerika Utara dan pasar global

JAKARTA — Spider-Man: Brand New Day langsung mengubah peta box office akhir pekan dengan estimasi pendapatan $355 juta di Amerika Utara pada pekan pembukaannya. Angka itu hanya sekitar $2 juta di bawah rekor pembukaan sepanjang masa yang masih dipegang Avengers: Endgame sejak 2019.

Film terbaru waralaba Spider-Man yang dibintangi Tom Holland ini juga melaju kencang di pasar internasional. Dari luar Amerika Utara, film tersebut mengumpulkan tambahan $573 juta, sehingga total perolehan satu akhir pekan mencapai sekitar $927 juta. Itu menempatkannya sebagai pembukaan global terbesar kedua dalam sejarah.

Spider-Man: Brand New Day langsung pecahkan ekspektasi

Performa itu terasa jauh di atas perkiraan industri. Boxoffice Pro sebelumnya memproyeksikan pembukaan di kisaran $280 juta-$300 juta, dan prediksi itu bahkan disebut “bullish” pekan lalu. Kenyataannya, film ini menembus lebih tinggi dari bayangan banyak analis pasar.

Respons penonton juga terlihat kuat. Di Rotten Tomatoes, film ini meraih skor kritikus 90% dan skor penonton 98%. CinemaScore, lembaga yang mengukur reaksi penonton setelah pemutaran, memberi nilai “A”. Kombinasi angka-angka ini biasanya memberi sinyal bahwa film tidak hanya ramai di hari pertama, tapi juga punya daya tahan di pekan-pekan berikutnya.

Rekor harian ikut berjatuhan

Catatan pembukaan Spider-Man: Brand New Day makin mencolok karena film ini sudah memecahkan rekor pendapatan hari pembukaan di box office. Pada Jumat, film itu meraup $168 juta dan melampaui rekor yang juga pernah dicetak Avengers: Endgame pada 2019.

Pada Sabtu, film ini kembali mengantongi $101.5 juta, sedikit di bawah rekor Sabtu Endgame yang mencapai $109.2 juta. Meski begitu, laju harian itu cukup untuk mendorong film ini menjadi pembukaan akhir pekan terbesar dalam sejarah distributor Sony Pictures.

Kini Marvel Studios bisa menaruh empat pembukaan global terbesar sepanjang masa di rak yang sama: Avengers: Endgame pada 2019, Spider-Man: Brand New Day akhir pekan ini, Spider-Man: No Way Home pada 2021, dan Avengers: Infinity War pada 2018. Urutannya penting. Bukan sekadar soal angka besar, tapi soal konsistensi waralaba yang masih bisa menarik penonton masif lintas pasar.

Dampaknya ke studio, bioskop, dan penonton

Bagi studio, angka ini berarti lebih dari sekadar rekor di papan statistik. Kinerja sebesar itu memberi ruang besar untuk pemasaran lanjutan, memperkuat posisi film di layar premium, dan menjaga daya tawar Sony Pictures di hadapan jaringan bioskop. Untuk pasar bioskop, akhir pekan seperti ini membawa napas segar karena volume penjualan tiket melonjak jauh di atas proyeksi awal.

Di saat yang sama, hasil tersebut juga memberi petunjuk tentang selera penonton global. Film superhero yang membawa nama besar Marvel dan Spider-Man ternyata masih punya mesin penggerak yang kuat, terutama ketika skor ulasan penonton ikut tinggi.

Itu penting bagi industri karena film dengan pembukaan besar namun respons dingin sering cepat turun, sedangkan film yang disukai penonton punya peluang bertahan lebih lama di bioskop.

Variety melaporkan total belanja box office domestik akhir pekan ini mencapai sedikitnya $425 juta jika kekuatan gabungan Spider-Man: Brand New Day dan The Odyssey dihitung bersama. Artinya, pasar domestik benar-benar mendapat dorongan besar dari dua judul itu sekaligus.

The Odyssey ikut mengangkat akhir pekan

Christopher Nolan lewat The Odyssey juga masih menjadi magnet penonton di pekan ketiganya. Film itu duduk di posisi kedua dengan estimasi $51 juta, tepat di belakang Spider-Man: Brand New Day. Fakta menariknya, Tom Holland dan Zendaya muncul dalam dua film teratas akhir pekan ini lewat peran mereka masing-masing.

Dengan dua film besar itu, akhir pekan ini tercatat sebagai pekan dengan pendapatan domestik tertinggi dalam sejarah, setidaknya menurut laporan Variety. Bagi bioskop, momen seperti ini terasa seperti ledakan kecil yang datang tepat waktu. Kursi terisi. Layar premium penuh. Dan antrean tiket kembali hidup.

Di sisi lain, perhatian besar terhadap film baru ini juga sempat memunculkan kabar tak sedap di internet. Republika melaporkan bahwa versi bajakan Spider-Man: Brand New Day sempat beredar di platform X, meski studio belum memberi komentar soal kebocoran itu.

Di saat yang sama, Kumparan menyebut film ini juga diposisikan unik karena menjadi film pertama yang diproduksi khusus untuk ScreenX melalui inisiatif Shot for ScreenX.

“Kami dapat memanfaatkan teknologi produksi SCREENX untuk memperluas kanvas visual film tanpa mengubah visi kreatif sutradara. Hasilnya adalah pengalaman menonton yang membawa penonton semakin dekat dengan cerita,” kata Jun Bang, CEO & President Americas CJ 4DPLEX, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diberitakan Kumparan.

Pernyataan itu memberi petunjuk ke arah mana industri ingin bergerak: tontonan besar bukan hanya soal cerita, tetapi juga soal pengalaman menonton yang dibuat makin lebar, makin imersif, dan makin sulit ditiru di layar kecil.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda