Rabu, 5 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Cukup NIK KTP

Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Cukup NIK KTP
Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Cukup NIK KTP. (Ilustrasi: AI)

Kalau Anda ingin memastikan status cek bansos BPNT 2026 lewat HP, prosesnya sekarang jauh lebih ringkas. Per 5 Agustus 2026, pengecekan bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos atau situs resmi Kemensos dengan bermodal NIK KTP.

Ini penting karena penyaluran bansos tahap 3 2026 masih berjalan untuk periode Juli, Agustus, dan September. Di tahap ini, bantuan yang cair mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Yang perlu disiapkan

  • HP yang terhubung ke internet.
  • NIK KTP 16 digit yang masih berlaku.
  • Aplikasi Cek Bansos Kemensos dari Google Play Store atau App Store, atau browser untuk membuka situs resmi Kemensos.
  • Data domisili saat memakai situs web, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa atau kelurahan.
  • Kode captcha yang muncul di layar saat pengecekan lewat situs.

Langkah-langkah

  1. Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos atau kunjungi situs resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial.
  2. Masukkan NIK KTP 16 digit dengan benar.
  3. Jika memakai situs, pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa atau kelurahan sesuai domisili.
  4. Ketik kode captcha yang tampil di layar.
  5. Lihat hasil pencarian yang muncul di sistem.
  6. Periksa bagian bansos BPNT. Jika tertulis “Ya”, NIK tersebut berhak mendapatkan bansos. Jika tertulis “Tidak”, berarti bukan penerima bansos.
  7. Perhatikan juga keterangan desil dan status penerima yang ditampilkan sistem.
Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Cukup NIK KTP
Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Cukup NIK KTP
Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Cukup NIK KTP

Di aplikasi Cek Bansos, hasil pencarian langsung menampilkan data yang dicek beserta keterangan desil dan status penerima bansos atau bukan. Sementara di situs Cek Bansos Kemensos, tampilan yang sekarang digunakan tidak lagi meminta nama lengkap dan alamat domisili seperti sebelumnya. Pengguna hanya perlu mengisi nomor NIK KTP dengan benar serta kode huruf yang muncul.

Desil jadi bagian penting karena pemerintah menggunakan pembagian ini untuk menetapkan penerima bantuan. Dalam bahan sumber, PKH masuk untuk desil 1-4, sedangkan ATENSI untuk desil 1-5. Artinya, desil 1-4 adalah kelompok yang paling berpeluang menerima seluruh jenis bansos, sementara desil 5 masih bisa menerima bantuan tertentu. Desil 6 hingga 10 tidak menjadi prioritas dalam bansos reguler karena dianggap sejahtera.

Untuk masyarakat, pengecekan lewat HP ini memangkas langkah yang sebelumnya lebih merepotkan. Tidak perlu lagi datang ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial hanya untuk memastikan nama masih terdaftar atau tidak. Cukup buka layanan resmi, isi data yang diminta, lalu tunggu hasilnya muncul di layar.

Hal yang sering keliru

  • Salah memasukkan NIK 16 digit. Satu angka keliru saja bisa membuat hasil pencarian tidak sesuai.
  • Tidak mengisi captcha dengan benar saat memakai situs.
  • Salah memilih domisili ketika mengecek lewat website.
  • Menunggu hasil tanpa memeriksa bagian bansos BPNT yang menampilkan status “Ya” atau “Tidak”.

Kalau Anda menemukan data yang tidak sesuai, aplikasi Cek Bansos juga punya fitur usulan dan sanggahan. Fitur ini tersedia di aplikasi resmi, sehingga pembaruan data tetap mengikuti kanal pemerintah, bukan lewat sumber yang tidak jelas.

Ringkasan langkah

  • Siapkan NIK KTP 16 digit.
  • Buka aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.
  • Isi data domisili jika memakai situs.
  • Masukkan captcha.
  • Cek status bansos BPNT pada hasil yang muncul.
  • Periksa desil dan status penerima.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda