Rabu, 5 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

McDonald’s USA Tunjuk Skye Anderson Jadi Presiden Baru

McDonald’s USA Tunjuk Skye Anderson Jadi Presiden Baru
McDonald’s USA Tunjuk Skye Anderson Jadi Presiden Baru

CHICAGO — McDonald’s USA resmi punya presiden baru. McDonald’s Corporation hari ini mengumumkan Skye Anderson, eksekutif perusahaan dengan lebih dari 26 tahun pengalaman di McDonald’s, ditunjuk sebagai President, McDonald’s USA efektif hari ini.

Penunjukan ini penting karena Anderson akan memimpin hampir 14.000 restoran di Amerika Serikat. Ia juga akan memegang peran kunci saat perusahaan mendorong strategi McDonald’s > NEXT, yang menargetkan McDonald’s tetap jadi pilihan pertama pelanggan sambil membuka pertumbuhan dan produktivitas di seluruh sistem.

McDonald's USA dan perubahan di pucuk pimpinan

Anderson menggantikan Joe Erlinger, yang memutuskan meninggalkan perusahaan setelah lebih dari dua dekade bersama McDonald’s. Dari jumlah itu, hampir tujuh tahun ia memimpin bisnis di Amerika Serikat.

Dalam pengumuman resminya, McDonald’s menekankan bahwa Anderson membawa disiplin operasional, pertimbangan finansial yang kuat, serta rekam jejak kinerja di berbagai pasar besar dan wilayah. Chris Kempczinski, Chairman and Chief Executive Officer McDonald’s Corporation, menyebut Anderson sudah lama menjadi sosok yang dipercaya oleh Owner/Operators, pemasok, dan karyawan.

“Skye combines deep operational discipline with strong financial judgment and has earned the trust of Owner/Operators, suppliers and employees,” kata Chris Kempczinski.

Kempczinski juga menilai Anderson sebagai pemimpin yang tepat untuk fase berikutnya. Menurut dia, strategi besar tidak akan berarti jika tidak menghasilkan perbaikan nyata di restoran. Itu sebabnya, kata dia, fokus bisnis Amerika Serikat kini tetap berada pada pengalaman pelanggan, tim restoran, dan para Owner/Operators.

Jejak panjang Skye Anderson di sistem McDonald's

McDonald’s menegaskan bahwa sedikit pemimpin yang memiliki pengalaman seluas Anderson di dalam sistem perusahaan. Kariernya mencakup kepemimpinan finansial di Australia, kepemimpinan lapangan dan zona di Amerika Serikat, pembentukan Global Business Services, hingga peran terakhirnya sebagai Chief Operating Officer untuk operasi di Amerika Serikat.

Di kawasan U.S. West Zone, Anderson memimpin selama empat tahun. Dalam periode itu, ia membantu mendukung inisiatif strategis untuk memodernisasi basis lebih dari 5.700 restoran, mendorong comparable sales growth lebih dari 30 percent, dan meningkatkan average restaurant unit cash flow sebesar $100,000.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda