JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Program Subsidi Tepat MyPertamina kembali mengalami pembaruan signifikan per 19 September 2026. PT Pertamina Patra Niaga kini mengembangkan sistem baru berbasis biometrik yang terhubung dengan data Dukcapil. Ini demi memastikan penyaluran BBM dan Elpiji subsidi benar-benar tepat sasaran.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyatakan informasi ini dalam temu media di Yogyakarta, Jumat (11/9/2026). Ia menekankan komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan akurasi penyaluran subsidi, mengingat besarnya alokasi anggaran dari APBN.
Transformasi Verifikasi: Dari QR Code ke Biometrik Wajah
Selama ini, pembelian BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar mengharuskan penggunaan QR Code dari aplikasi MyPertamina. Sementara itu, untuk Elpiji 3 Kg, Pertamina mengandalkan Merchant Apps Pertamina (MAP) dengan pencatatan NIK. Kini, sistem tersebut akan naik level dengan teknologi biometrik.
Untuk tahap awal, sistem biometrik akan diujicobakan pada pembelian Elpiji 3 Kg. Nantinya, konsumen hanya perlu melakukan verifikasi wajah atau sidik jari yang sudah terhubung dengan NIK. Tidak perlu lagi repot membawa KTP fisik. Khusus BBM subsidi, sistem QR Code tetap berlaku sambil Pertamina memperkuat basis data kendaraan bersama kementerian terkait.
Langkah masif ini didorong oleh alokasi subsidi energi yang fantastis. Tercatat, Rp210,1 triliun, atau 65,87% dari total anggaran subsidi APBN 2026 sebesar Rp318,9 triliun, dialokasikan untuk energi. Akurasi penyaluran jadi krusial.
Harga BBM Terbaru per 19 September 2026: Subsidi Stabil, Non-Subsidi Naik
Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik. Ini ditegaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, meski harga minyak dunia sempat di atas US$100 per barel. Artinya, Pertalite dan Biosolar tetap stabil.
Berikut adalah daftar harga BBM terbaru yang berlaku:
| Jenis BBM | Harga per Liter | Status |
|---|---|---|
| Pertalite (RON 90) | Rp10.000 | TETAP |
| Biosolar | Rp6.800 | TETAP |
| Pertamax (RON 92) | Rp15.950 | Naik |
| Pertamax Green 95 (RON 95) | Rp19.150 | Naik |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.600 | Naik |
| Dexlite | Rp23.700 | Naik |
| Pertamina Dex | Rp25.200 | Naik |
Kenaikan harga terjadi pada produk BBM non-subsidi sejak 1 September 2026. Ini merupakan dampak langsung dari lonjakan harga minyak mentah dunia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.