Rabu, 5 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham BACH Anjlok 14,45% ke Rp740, Ada Apa?

Saham BACH Anjlok 14,45% ke Rp740
Saham BACH Anjlok 14,45% ke Rp740, Ada Apa?. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) ditutup anjlok 14,45 persen ke level Rp740 per saham pada penutupan perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. Penurunan tajam ini menempatkan BACH sebagai salah satu saham dengan kerugian terbesar (top losers) hari ini.

Pergerakan BACH yang signifikan terjadi tanpa ada kenaikan sama sekali sejak pembukaan perdagangan. Saham ini dibuka dan ditutup pada harga yang sama, Rp740, menunjukkan tekanan jual yang kuat sepanjang sesi. Penutupan kemarin berada di angka Rp865, mencerminkan kerugian sebesar Rp125 dalam satu hari perdagangan.

Pergerakan Pasar dan Saham Teraktif

Data penutupan bursa hari ini, yang diperbarui sekitar pukul 15:10 WIB, menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat 0,50 persen. IHSG berakhir di level 6.351,14. Kontras dengan kenaikan IHSG, performa BACH menarik perhatian pasar. Kapitalisasi pasar BACH saat ini mencapai Rp3,02 triliun.

Investor cenderung memperhatikan pergerakan saham teraktif setiap harinya untuk mengidentifikasi potensi dan risiko. Penurunan drastis seperti yang dialami BACH seringkali memicu pertanyaan di kalangan investor tentang prospek emiten tersebut ke depan. Pasar terus menanti perkembangan atau pengumuman dari manajemen BACH terkait kinerja maupun rencana perusahaan.

Berikut adalah daftar sebagian saham teraktif pada perdagangan hari ini, 5 Agustus 2026, yang menjadi sorotan di tengah penutupan pasar:

NO KODE HARGA PERUBAHAN KETERANGAN
1 BACH Rp740 -14,45% Turun Tajam
2 XXXX Rpxxx +x,xx% Naik
3 XXXX Rpxxx +x,xx% Naik
4 XXXX Rpxxx -x,xx% Turun
5 XXXX Rpxxx +x,xx% Naik

Pergerakan saham BACH yang anjlok 14,45 persen ini menjadi indikator penting bagi investor yang memantau kinerja emiten. Investor disarankan untuk menunggu informasi lebih lanjut dari emiten atau analisis fundamental sebelum membuat keputusan investasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) dan platform keuangan lainnya menjadi sumber utama data resmi yang perlu terus dipantau.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan rekomendasi jual beli saham.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda