JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,56% ke level 6.355 pada perdagangan Selasa, 5 Agustus 2026. Sentimen positif dari bursa regional, khususnya KOSPI yang melonjak 4,05%, turut menopang pergerakan pasar saham domestik.
Pergerakan IHSG yang cenderung menguat ini menarik perhatian para investor dan trader untuk mencari peluang. Untuk aktivitas trading hari ini, terdapat lima saham berkapitalisasi besar yang memiliki potensi pergerakan menarik, berdasarkan analisis teknikal dan sentimen pasar terkini.
Kondisi Pasar Saham Terkini: IHSG Menguji Resisten 6.370
IHSG kini berada di level 6.355, dengan penguatan 0,56%. Indeks acuan ini terlihat menguji area resisten di 6.370. Namun, di sisi lain, Indeks LQ45 justru terkoreksi tipis 0,11% ke 634,52, mengindikasikan adanya rotasi dana ke saham-saham lapis kedua.
Pasar juga menantikan data inflasi Indonesia serta arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate). Kedua faktor ini akan menjadi sentimen penting yang dapat memengaruhi pergerakan pasar dalam waktu dekat.
Lima Saham Watchlist Hari Ini: Level Penting untuk Dipantau
Berikut adalah lima saham pilihan untuk watchlist trading pada 5 Agustus 2026, lengkap dengan level harga penting yang bisa menjadi acuan:
| KODE | NAMA SAHAM | SEKTOR | BUY AREA | TARGET PRICE | CUT LOSS | CATATAN |
|---|---|---|---|---|---|---|
| BBRI | Bank BRI | Keuangan | Rp4.850 – 4.900 | Rp5.000 – 5.050 | Rp4.800 | Dividen besar, asing masuk |
| ADRO | Adaro Energy | Energi | Rp2.620 – 2.650 | Rp2.750 – 2.800 | Rp2.580 | Dividen yield 12%, stabil |
| JSMR | Jasa Marga | Infrastruktur | Rp4.700 – 4.750 | Rp4.900 – 5.000 | Rp4.650 | Katalis tarif tol + IKN |
| ICBP | Indofood CBP | Konsumen | Rp10.800 – 10.900 | Rp11.200 – 11.300 | Rp10.700 | Saham defensif |
| GOTO | GoTo Gojek Tokopedia | Teknologi | Rp72 – 74 | Rp78 – 80 | Rp70 | Trading range, high beta |
Analisis Singkat Lima Saham Pilihan
BBRI – Bank BRI
Bank BRI menunjukkan momentum kenaikan yang kuat, didukung oleh ekspektasi pertumbuhan kredit sebesar 10% pada tahun 2026. Saham ini juga kerap menjadi incaran investor asing karena rekam jejak dividennya yang besar. Strategi yang bisa diterapkan adalah Buy on Weakness di sekitar level Rp4.850.
ADRO – Adaro Energy
Adaro Energy merupakan salah satu saham komoditas yang dinilai paling aman. Perusahaan ini memiliki arus kas yang tebal dan rutin membagikan dividen, dengan dividen yield mencapai 12%. Kondisi ini menjadikannya pilihan menarik untuk investasi jangka menengah hingga panjang atau swing trading. Area akumulasi di Rp2.620 patut dipertimbangkan.
JSMR – Jasa Marga
Secara teknikal, saham Jasa Marga terpantau berhasil breakout di atas rata-rata pergerakan 20 (MA20). Katalis positif datang dari wacana kenaikan tarif tol serta progres pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terus berjalan. Speculative buy di Rp4.700 dapat dicermati.
ICBP – Indofood CBP
Sebagai saham defensif, Indofood CBP dikenal anti-krisis. Permintaan akan produk mie instan dan susu cenderung stabil, bahkan saat kondisi pasar bergejolak. Hal ini menjadikannya pilihan yang baik untuk lindung nilai (hedging). Akumulasi di sekitar Rp10.800 bisa menjadi strategi.
GOTO – GoTo Gojek Tokopedia
Saham GoTo masih bergerak sideways dalam rentang Rp70-80. Apabila berhasil menembus level resisten Rp80, ada potensi pergerakan menuju Rp90. Saham ini cocok untuk trader cepat yang mencari volatilitas tinggi. Trading buy di Rp72 dapat menjadi pilihan.
Strategi Trading dan Manajemen Risiko Hari Ini
Bagi para scalper, fokus bisa ditujukan pada saham GOTO dan JSMR, dengan target keuntungan cepat sekitar 2-3% sebelum melakukan take profit. Sementara itu, untuk swing trader, saham BBRI, ADRO, dan ICBP lebih sesuai untuk dipegang selama satu hingga dua minggu.
Penting untuk selalu menerapkan manajemen keuangan yang disiplin. Disarankan untuk membatasi alokasi dana maksimal 5% per saham dan selalu memasang level cut loss untuk meminimalisir risiko kerugian yang tidak terduga. IHSG memiliki level dukungan di 6.320 dan level resisten di 6.370.
Saham yang Perlu Dihindari Sementara
Pada pembukaan pasar hari ini, saham BACH anjlok signifikan sebesar 14,45% ke level Rp740. Disarankan untuk sementara waktu menghindari saham ini. Investor perlu menunggu kepastian dari pihak manajemen terkait penyebab penurunan drastis tersebut sebelum mempertimbangkan untuk masuk.
DISCLAIMER: Artikel ini bukan merupakan rekomendasi jual atau beli saham. Informasi yang disajikan bersifat umum dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, situasi keuangan, atau kebutuhan spesifik individu. Setiap keputusan investasi harus didasarkan pada riset mandiri dan pertimbangan matang. Penulis dan penerbit tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.