Kamis, 6 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Deretan Komentar Nirempati Oknum Nakes soal Pasien Yurizal yang Tuai Kecaman Publik

Komentar nirempati soal pasien Yurizal ramai di Threads
Komentar nirempati terhadap pasien Yurizal memicu reaksi keras publik di Threads. (Ilustrasi: AI)

“Maafin sepupu saya kalo curhat gini di threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita-cerita kemana bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpen sendiri. Sudah ya jangan ada hate lagi di sini,” tulis akun itu. Kalimat singkat, tapi berat. Di titik ini, publik tak lagi membaca satu keluhan biasa. Ada duka yang ikut terbuka.

Dampaknya ke publik dan dunia layanan kesehatan

Soal ini punya dampak langsung ke pembaca, terutama karena percakapan seperti ini mudah berubah menjadi cermin hubungan pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan di ruang publik.

Ketika komentar bernada mengecilkan penderitaan pasien datang dari akun yang disebut sebagai nakes, kepercayaan publik bisa ikut goyah. Yang dipertaruhkan bukan cuma reputasi satu akun. Lebih jauh, ini menyentuh rasa aman pasien saat menyampaikan keluhan kesehatan di media sosial.

Di sisi lain, kasus Yurizal menunjukkan betapa cepatnya unggahan pribadi berubah jadi konsumsi publik. Satu curhat tentang menunggu ruangan, lalu muncul bantahan, komentar kasar, kabar duka, dan permintaan keluarga agar hate dihentikan. Percakapan pun membesar tanpa jeda.

Deretan komentar yang ikut disorot dalam laporan VIVA menambah lapisan masalah: bagaimana batas antara penjelasan prosedur dan ucapan yang menghakimi dijaga di ruang digital.

Akun @bennychrstn, misalnya, sempat menulis penjelasan soal pemindahan ruangan, tapi dengan nada yang dinilai menghakimi terhadap utasan Yurizal. Akun dr. Elda @erudarahaadini juga disebut sempat memberi komentar bernada menghina.

Di titik ini, perhatian publik tidak berhenti pada isi curhat Yurizal. Orang mulai menunggu apakah percakapan ini akan memicu evaluasi lebih jauh dari pihak terkait, terutama soal etika komunikasi tenaga kesehatan di media sosial dan cara menanggapi keluhan pasien tanpa memperkeruh keadaan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda