Jeritan minta tolong dan kepulan asap pekat memecah ketenangan warga Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu petang kemarin. Kebakaran hebat yang dipicu korsleting listrik pada panel lantai 8 memaksa puluhan penghuni terjebak di dalam kamar mereka saat api dengan cepat merambat ke lantai-lantai di atas dan bawahnya.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, memastikan 53 penghuni berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi yang berlangsung tegang. Seluruh penghuni yang terjebak dalam gedung berhasil keluar dengan selamat tanpa satu pun korban jiwa atau luka serius.
Jejak Api di Lorong Apartemen
Laporan pertama masuk ke meja petugas sekira pukul 18.17 WIB. Warga sekitar melihat asap hitam membumbung tinggi dari bangunan yang terletak di Jalan Teluk Intan, Pejagalan tersebut. Tak butuh waktu lama bagi tim pemadam untuk meluncur. Hanya dalam tempo 12 menit, atau tepat pukul 18.30 WIB, pasukan pemadam kebakaran sudah sampai di lokasi kejadian.
Kondisi di dalam gedung saat itu cukup mencekam. Api yang bermula dari panel listrik lantai 8 melompat liar ke lantai 5, 6, 7, 9, dan 10. Pengelola gedung sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya tersebut sia-sia. Si jago merah terlalu cepat merambat.
Gatot mengungkapkan, personelnya dibagi menjadi dua tim besar. Sebagian fokus menjinakkan api, sementara tim lainnya bertugas mengevakuasi penghuni yang masih tertahan di unit-unit apartemen. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ucapnya lega saat ditemui di lokasi.
Data dari tim penyelamat mencatat, dari 53 orang yang berhasil dievakuasi, komposisinya terdiri dari 21 laki-laki dewasa, 24 perempuan dewasa, tujuh anak-anak, dan seorang lanjut usia. Mereka semua berhasil keluar dari labirin api gedung tersebut dalam keadaan sehat.
Pertempuran 113 Menit
Untuk menaklukkan kobaran api, Gulkarmat Jakarta Utara menerjunkan 16 unit mobil damkar dengan kekuatan 80 personel. Mereka bekerja keras melawan panas dan asap yang memenuhi lorong-lorong lantai. Sejak mulai menyemprotkan air pada pukul 18.45 WIB, petugas terus berjibaku di dalam gedung selama hampir dua jam penuh.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.